Sukses

Top 3 Tekno: Pengguna Browser Lawas Jadi Incaran Hacker Tuai Perhatian

Liputan6.com, Jakarta - Menurut temuan Kaspersky, ada kampanye berbahaya yang terus berlangsung dan menargetkan para pengguna Internet Explorer di kawasan Asia Pasifik.

Berita ini menuai perhatian para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Senin (6/7/2020), kemarin.

Berita lain yang juga menyedot perhatian datang dari Menkominfo yang turut memberikan tanggapan atas dugaan kasus kebocoran data salah satu pelanggan operator seluler, Denny Siregar.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Pengguna Browser Versi Lawas di Asia Pasifik Jadi Target Penjahat Siber

Software kadaluarsa atau tidak sah jadi gerbang untuk pelaku kejahatan siber melancarkan serangannya, termasuk browser versi lawas.

Berdasarkan temuan Kaspersky, terdapat kampanye berbahaya yang terus berlangsung dan menargetkan para pengguna Internet Explorer di kawasan Asia Pasifik.

Mengutip keterangan resmi Kaspersky Lab, Senin (6/7/2020), terdapat kit eksploitasi yang dijuluki "Magnitude EK" dan secara aktif berkembang serta mencoba menginfeksi pengguna di Korea Selatan, Taiwan, dan Hong Kong dengan eksploitasi baru.

Baca selengkapnya di sini

2. Menkominfo Minta Investigasi Dugaan Kebocoran Data Denny Siregar

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate turut memberikan tanggapan atas dugaan kasus kebocoran data salah satu pelanggan operator seluler, Denny Siregar.

Menurut Johnny, pihak Kemkominfo telah meminta operator seluler terkait, yakni Telkomsel, untuk melakukan investigasi internal mengenai masalah ini.

"Kementerian Kominfo telah meminta kepada penyelenggara jaringan bergerak seluler terkait, khusunya PT Telkomsel, untuk melakukan investigasi internal dan menelusuri apakah telah terjadi pencurian atau kebocoran data pelanggan telekomunikasi seluler," kata Johnny dalam keterangannya kepada media, Senin (6/7/2020).

Baca selengkapnya di sini

 

2 dari 2 halaman

3. Apple Siapkan Fitur yang Bisa Ubah iPhone Jadi Komputer

Apple disebut tengah mengembangkan prototipe iPhone berbasis Apple Silicon yang mampu menjalankan macOS (sistem operasi komputer besutannya).

Jika benar demikian, teknologi itu memungkinkan para pengguna iPhone dapat mencolokkan handset-nya ke dock dan monitor, serta membuat iPhone jadi komputer.

Hal ini mulai masuk akal dan memungkinkan untuk dilakukan saat ini, karena Apple Silicon mulai mengganti prosesor Intel di Mac, dengan prosesor asli besutan Apple.

Baca selengkapnya di sini

(Isk/Why)