Sukses

I-Pro Token Hadirkan Solusi Gabungan Aset Properti dan Cryptocurrency

Liputan6.com, Jakarta - Properti dikenal sebagai salah satu bentuk investasi dengan nilai stabil. Bentuk investasinya pun beragam, mulai dari rumah, unit dan townhouse atau non perusahaan, seperti tanah, komersial maupun properti industri.

Meski menarik dan menjanjikan, investasi pada properti juga memiliki beberapa kelemahan. Beberapa di antaranya adalah tidak transparan, biaya transaksi tinggi, likuiditas lemah, modal besar, hingga adanya batasan daerah.

Berbekal kondisi tersebut, I-Pro Token pun hadir sebagai salah satu alternatif. Jadi, I-Pro Token merupakan ases kripto utility yang dikembangkan dari teknologi blockchain ERC20 dengan didukung ekosistem properti global.

"Jadi, I-Pro Token menghadirkan terobosan aset stabil yang menggabungkan aset kripto dengan aset properti yang dikenal memiliki nilai stabil," tutur Business Development I-Pro Token, Faizal dalam keterangan resmi, Senin (29/6/2020).

Kehadiran I-Pro Token dengan menggabungkan dua aset sekaligus juga bukan tanpa alasan. Sebab, aset kripto dirasa juga memiliki kelemahan, seperti fluktuasi tinggi dan rawan pelanggaran hukum, sehingga digabungkan dengan aset properti.

"I-Pro Token memungkinkan agen dan broker membuat daftar produk maupun layanan mereka di pasar dengan didukung oleh teknologi blockchain sebagai cloud data yang aman untuk peningkatan kemampuan leasing, penjualan, manajemen, dan pelaporan," tutur Faizal.

Melalui integrasi blockchain dan industri properti, pengembang properti, lembaga keuangan, maupun pengguna dapat terhubung untuk menyelesaikan transaksi properti dengan aman, cepat dan lebih transparan.

Lebih lanjut Faizal juga mengatakan dengan teknologi blockchain, investor dapat melakukan transaksi dengan sangat cepat dan dengan biaya rendah, dapat membeli, menyewakan, dan menjual properti dengan mudah dan cepat.

2 dari 3 halaman

Keuntungan Memilki Token Kripto

Tidak hanya itu, token kripto juga dapat memberikan manfaat jangka panjang. Jadi, pemilik dapat menjualnya di bursa pertukaran cryptocurrency dengan mudah.

Modal yang diperlukan untuk memiliki token kripto juga tidak besar. Berbekali teknologi blockchain, pemilik dapat membeli dan memiliki properti dengan modal kecil.

"Kita dapat membeli token crypto yang telah didukung penuh oleh aset properti. Itu sama dengan membeli unit properti tetapi ini dengan modal sedikit," tuturnya.

Perlu diketahui, token yang digunakan di I-PRO Token adalah ERC20 di platform Ethereum. Dengan berada di platform Etherum, kompleksitas setiap jenis implementasi token dapat dikurangi, lalu ada peningkatan likuiditas token ERC20.

3 dari 3 halaman

Cara Membeli I-PRO Token

Untuk sekarang, I-Pro Token sedang memasuki masa ICO (Initial Coin Offering), dan ada 30% dari total pasokan token IPR untuk dijual.

Cara mendapatkan I-Pro Token sendiri adalah dengan mengisi saldo Ethereum di exchange pilihan masing-masing pembeli. Kemudian, isi deposit ERC20 Ethereum di wallet, dan tunggu hingga penjualan token dibuka.

Setelahnya, pakai dompet ERC20 untuk membeli token IPR. Pembeli ddapat menggunakan Myetherwallet, Metamask, Trustwallet, ImToken, atau dompet lainnya.

(Dam/Ysl)