Sukses

Top 3 Tekno: Grab Tanggapi Demo Ojol hingga Smartphone Luar Negeri Wajib Registrasi IMEI

Liputan6.com, Jakarta - Artikel mengenai tanggapan Grab soal demo ojek online pada Jumat (29/2/2020) kemarin menjadi artikel terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com.

Kemudian artikel lainnya yang menyedot perhatian pembaca adalah smartphone dari luar negeri yang masuk ke Indonesia wajib registrasi IMEI.

Selain itu, artikel mengenai pemerintah yang membolehkan masyarakat membeli paling banyak dua unit smartphone dari luar negeri sebagai hand carry pada penerbangan atau kiriman, juga menjadi sorotan pembaca.

Selengkapnya, simak Top 3 Tekno Liputan6.com edisi Sabtu (29/2/2020) berikut ini.

1. Grab Tanggapi Ratusan Ojek Online yang Demo Hari Ini

Sekitar ratusan sopir ojek online berdemonstrasi di depan pintu masuk utama Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Aksi demo dipicu karena ada usulan anggota DPR yang ingin ojek online tidak mengangkut penumpang, melainkan hanya mengangkut barang.

Menanggapi hal tersebut, Tri Sukma Anreianno selaku Head of Public Affairs Grab Indonesia mengatakan senantiasa menghormati dan siap menaati setiap aturan pemerintah yang berlaku.

Selengkapnya baca di sini

 

2 dari 3 halaman

2. Smartphone dari Luar Negeri Masuk ke Indonesia Wajib Registrasi IMEI

Smartphone dan tablet yang dibeli dari luar negeri wajib registrasi nomor IMEI agar bisa terhubung dengan layanan seluler di Indonesia.

Jika tidak, perangkat tersebut tidak akan bisa terhubung dengan layanan seluler dari operator Indonesia. Artinya, pengguna tidak akan bisa menelepon, mengirim SMS, dan internetan.

Menurut Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Ismail, masyarakat yang membawa perangkat smartphone dan tablet dari luar negeri atau memesan perangkat dari luar negeri setelah tanggal 18 April 2020 harus mendaftarkan IMEI perangkat itu ke aplikasi yang akan disiapkan.

Selengkapnya baca di sini

3 dari 3 halaman

3. Pemerintah Persilakan Masyarakat Beli Maksimal 2 Smartphone dari Luar Negeri

Pemerintah mempersilakan masyarakat untuk membeli dan membawa pulang maksimal dua smartphone atau tablet dari luar negeri ke Indonesia.

Informasi ini menjadi jawaban atas kekhawatiran masyarakat terhadap pembelian perangkat smartphone atau tablet dari luar negeri setelah aturan IMEI berlangsung.

"Maksimal bawa dua perangkat untuk hand carry atau kiriman," kata Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi di Kantor Kemkominfo, Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Selengkapnya baca di sini

Loading