Sukses

Top 3 Tekno: Cara Cek Aktivitas di WhatsApp Terpopuler

Liputan6.com, Jakarta - Cara mengetahui semua aktivitas yang dilakukan di WhatsApp menjadi yang terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com, Sabtu (15/2/2020) kemarin.

Berita lain yang juga populer datang dari Sony yang masih galau mematok harga PlayStation 5.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Penasaran dengan Aktivitasmu di WhatsApp? Cek Caranya di Sini

WhatsApp mungkin telah menjadi salah satu aplikasi penting yang kerap dipakai untuk berkomunikasi saat ini. Karenanya, wajar apabila aplikasi ini digunakan untuk menghubungi banyak orang, mulai dari orang terdekat hingga rekan kerja.

Dengan komunikasi yang begitu sering dilakukan, tidak jarang pengguna penasaran ingin mengetahui aktivitas yang dilakukannya lewat aplikasi ini. Mulai dari orang yang sering dihubungi, file yang dikirimkan, hingga grup chat yang diikuti.

Beruntung, WhatsApp kini memungkinkan pengguna mengetahui aktivitas komunikasi. Jadi, kamu dapat mengetahui langsung apa saja yang sudah dilakukan, termasuk pertukaran pesan, foto, hingga pesan suara.

Baca selengkapnya di sini

2. Sony Masih Galau Putuskan Berapa Harga Jual PlayStation 5

Sony masih galau untuk mencapai keputusan akhir berapa harga jual PlayStation 5 (PS5) di pasaran nanti.

Hal ini terjadi karena jumlah komponen PS5 yang terbatas berpotensi harga konsol tersebut lebih tinggi dari PS4 yang hanya seharga Rp 4 jutaan.

Dikutip dari laporan Bloomberg, Sabtu (15/2/2020), Sony akan menjual PS5 di harga USD 450 atau sekitar Rp 6,1 jutaan, dan mungkin mencapai harga Rp 6,8 juta saat penjualan perdananya.

Baca selengkapnya di sini

2 dari 3 halaman

3. PHK 677 Karyawan di Hari Valentine, Ini Penjelasan Indosat Ooredoo

Tepat di Hari Valentine, Jumat (14/2/2020) kemarin, Indosat Ooredoo melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan karyawan. Perusahaan mengklaim ada 677 karyawan yang terdampak.

Director & Chief of Human Resources Irsyad Sahroni mengatakan lebih dari 80 persen karyawan yang trdampak tersebut telah setuju menerima paket kompensasi yang jauh lebih baik dari yang dipersyaratkan oleh undang-undang.

"Lebih dari 677 karyawan yang terdampak, lebih dari 80 persen telah setuju menerima paket kompensasi ini dan kami juga menjalin kerja sama dengan mitra Managed Service untuk memberi kesempatan bagi mereka agar tetap dapat bekerja di mitra kami tersebut,” ujar Irsyad melalui keterangannya, Sabtu (15/2/2020).

Baca selengkapnya di sini

(Isk/Ysl)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Loading