Sukses

Top 3 Tekno: Dominasi Huawei di Tiongkok Paling Populer

Liputan6.com, Jakarta - Artikel tentang dominasi Huawei di pasar smartphone Tiongkok, menjadi artikel terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com pada Sabtu (2/11/2019).

Selain itu, dua artikel lainnya yang juga menyedot perhatian pembaca adalah artikel mengenai Huawei yang membuka registrasi dan pre-order Mate 30 Pro di Indonesia serta artikel tentang strategi jangka panjang Gojek. Selengkapnya simak Top 3 Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Huawei Dominasi Pasar Smartphone Tiongkok Q3 2019

Co-CEO Gojek Indonesia Andre Soelistyo (kiri) dan Kevin Aluwi (kanan) menyampaikan strategi Gojek di masa depan di Jakarta, Sabtu (2/11/2019). (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Huawei kembali menegaskan kepemimpinannya di Tiongkok, yang merupakan pasar smartphone terbesar di dunia. Berdasarkan data perusahaan riset pasar Canalys, Huawei menguasai pasar smartphone Tiongkok dengan 42 persen pangsa pasar pada kuartal III (Q3) 2019.

Dilansir GSM Arena, Sabtu (2/11/2019), pengapalan smartphone Huawei pada Q3 2019 tumbuh 66 persen year-on-year. Menurut VP of Mobility Canalys, Nicole Peng, dominasi Huawei memberikan perusahaan posisi kuat untuk bernegosiasi dengan rantai pasokan dan meningkatkan kehadrannya di kalangan peritel.

Selain itu, Huawei juga mendapatkan keuntungan dari teknologi 5G. Huawei merupakan salah satu dari sedikit vendor yang sudah memiliki smartphone 5G dan bekerja sama dengan operator 5G. Hal ini disebut akan semakin menguatkan dominasi Huawei di tanah kelahirannya.

Selengkapnya baca di sini

2 dari 3 halaman

2. Huawei Buka Registrasi dan Pre-Order Mate 30 Pro untuk Pasar Indonesia

Huawei Buka Registrasi dan Pre-Order Mate 30 Pro untuk Pasar Indonesia

Huawei akhirnya secara resmi membuka registrasi dan pre-order Mate 30 Pro untuk pasar Indonesia. Mereka yang tertarik dan ingin memiliki Huawei Mate 30 Pro lebih awal, harus melakukan registrasi terlebih dahulu di laman resmi Huawei.

Masa registrasi berlangsung dari 2 hingga 14 November 2019. Setelah registrasi, masa pre-order akan berlangsung selama sepekan dari 15 hingga 22 November 2019.

Konsumen akan dipilih dari yang mendaftar untuk dapat melakukan pre-order Mate 30 Pro.

Selengkapnya baca di sini

3 dari 3 halaman

3. 4 Strategi Jangka Panjang Gojek

Co-CEO Gojek Indonesia Andre Soelistyo (kiri) dan Kevin Aluwi (kanan) menyampaikan strategi Gojek di masa depan di Jakarta, Sabtu (2/11/2019). (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Gojek merayakan hari jadinya yang ke-9 pada tahun ini. Perusahaan rintisan yang dibangun oleh Nadiem Makarim dkk ini kini bertransformasi dari sebuah layanan call center pemesanan ojek menjadi aplikasi yang di dalamnya terdapat banyak layanan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pengguna--Super App.

Setelah ditinggal Nadiem Makarim, Gojek kini diasuh oleh duo Co-CEO Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo. Keduanya menegaskan Gojek masih dengan semangat yang sama, yakni tidak sekadar menjadi perusahaan profit, tetapi juga memiliki dampak sosial ke ekosistem.

Untuk itu, di usianya yang ke-9 tahun, Gojek memaparkan strateginya untuk menghilangkan friksi (hambatan) kehidupan dengan menghubungkan pelanggan dan mitra terbaik Gojek.

Selengkapnya baca di sini

(Why)

Loading
Artikel Selanjutnya
Top 3 Tekno: Peretasan Pengguna WhatsApp via MP4 Sedot Perhatian
Artikel Selanjutnya
Top 3 Tekno: Perjuangan Ibu Tunggal Tuntut Grab Jadi Sorotan