Sukses

Lawan Perisakan, Instagram Makin Ketat Saring Komentar Pengguna

Liputan6.com, Jakarta - Selain menghadirkan beragam fitur baru, Instagram juga semakin meningkatkan keamanannya dengan menyaring komentar perisakan (bullying) di akun penggunanya.

"Instagram kini mulai menyaring komentar-komentar yang bersifat merisak/mengganggu, melecehkan, dan membuat kesal para pengguna Instagram," tulis Co-Founder dan CEO Instagram, Kevin Systrom, dalam keterangan resminya, Jumat (18/5/2018).

Komentar-komentar yang dianggap menyerang penampilan atau karakter seseorang, serta mengancam kesejahteraan, secara otomatis akan disembunyikan oleh sistem kecerdasan buatan yang bernama DeepText.

Para pengguna dapat mengaktifkan ataupun mematikan fitur penyaringan komentar tersebut melalui pengaturan kontrol komentar.

Kevin mengatakan, Instagram sama sekali tidak menoleransi perisakan di platform-nya. "Dalam pedoman komunitas, perisakan adalah hal yang dilarang di platform kami," tuturnya.

Karenanya, Kevin pun menjelaskan adanya fitur penyaringan komentar ini merupakan bentuk komitmen yang berkelanjutan untuk menjadikan Instagram sebagai tempat yang inklusif dan suportif bagi seluruh penggunanya.

"Saya dan Mike mendirikan Instagram dengan tujuan menjadikannya tempat yang aman untuk mengekspresikan diri dan menumbuhkan kebaikan. Pembaruan ini hanyalah langkah berikutnya dalam misi kami untuk memenuhi janji itu," jelasnya.

Selain itu, Kevin juga mengumumkan Instagram telah memperluas kebijakannya untuk melindungi tokoh publik muda.

"Melindungi anggota-anggota muda kami sangatlah penting. Ini bertujuan untuk membantu mereka merasa nyaman dalam mengungkapkan diri dan hal-hal yang mereka pedulikan," pungkasnya.

 

2 dari 2 halaman

Polling di Instagram dengan Emoji Slider

Instagram merilis stiker polling baru untuk Stories bernama emoji slider. Fitur baru ini berupa stiker dan sudah tersedia untuk pengguna perangkat Android ataupun iOS.

Emoji slider ini merupakan cara baru bagi pengguna untuk menggelar jajak pendapat di Stories. Para pengguna bisa memberikan peringkat pada jajak pendapat dengan menggunakan emoji.

Melalui fitur ini, pengguna Instagram bisa menanyakan atau mengetahui seberapa besar ketertarikan teman-temannya di Instagram terhadap sesuatu.

Misalnya, kamu bisa menanyakan kepada para follower tentang seberapa besar mereka menyukai pizza. Kemudian, kamu dapat melihat rata-rata jawaban mereka.

Reporter: Aliftya Amarilisya

Sumber: Brilio.net

(Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Live Streaming Emtek Goes To Campus 2018 di Yogyakarta

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Instagramxiety, Kecemasan Berlebih Seseorang dengan Instagram
Artikel Selanjutnya
Pakai Sandal Seharga Rp 40 Ribuan, PM Mahathir Mohamad Tuai Pujian