Sukses

Kesulitan Bergerak, Robot HAL Siap Membantu

Liputan6.com, Tokyo: Tiga orang baru saja keluar dari kereta yang mereka tumpangi dari Tsukuba menuju Tokyo. Seperti penumpang lain mereka turun bersama kerumunan penumpang. Namun ada yang tak biasa dengan pakaian mereka. Ketiga orang itu adalah sukarelawan percobaan pakaian robot yang dirancang Cyberdyne, perusahaan pembuat robot di Jepang.

Perusahaan ini menciptakan pakaian robot yang didisain dapat membantu mereka yang susah menggerakkan tubuh. Teknologi pakaian robot yang dinamakan HAL ini tampaknya mulai memberikan hasil. Ini terlihat dari senyum gembira yang terpancar dari tiga sukarelawan tersebut. "HAL dirancang untuk menolong mereka yang memiliki masalah pada otot dan pergerakan. Kami ingin menunjukkan teknologi ini cukup menolong aktivitas harian bagi mereka", ujar Juru Bicara Cyberdyne, Takatoshi Kuno seperti dikutip Associated Press baru-baru ini.

Teknologi yang diadopsi pun tergolong canggih. HAL menggunakan sensor pembaca sinyal yang dikirim otak. Sinyal tersebut kemudian dikirimkan ke perangkat mekanik yang telah terpasang di lutut dan paha. Perlahan orang yang mengenakannya akan terbantu menggerakkan bagian tubuhnya.

Namun, perangkat yang juga sangat membantu kalangan lansia ini belum dijual bebas. Perusahaan hanya menyediakan alat tersebut untuk disewakan. Biaya sewanya pun tergolong mahal. Untuk sebulan, si penyewa harus merogoh kocek hingga 1.500 dolar AS atau sekitar Rp 15 juta. Itupun hanya untuk pakaian robot berkaki satu. Sedangkan yang berkaki dua dihargai 2.300 dolar AS atau sekitar Rp 23 juta.(AND)