Sukses

Brian J Lovell Angkat Kisah Hubungan Rumit Temannya di Debut Single Last Chance

Liputan6.com, Jakarta Industri musik Indonesia kini semakin marak dengan karya-karya terbaru. Termasuk di antaranya yang disajikan oleh Brian J. Lovell, seorang penyanyi dan penulis lagu asal Surabaya.

Brian J. Lovell menyapa pecinta musik Tanah Air dengan single debut berjudul "Last Chance". Lagu bergenre balada yang mudah ditangkap telinga ini memiliki pesona yang membuat pendengarnya terhanyut.

Lagu ini diciptakan sendiri oleh penyanyi yang sempat menempuh pendidikan di Singapura itu. Brian menciptakannya pada 2019. Inspirasi "Last Chance" berasal dari kisah cinta temannya.

2 dari 7 halaman

Tema Lagunya

Dikisahkan oleh Brian bahwa temannya itu mempunyai hubungan yang penuh dengan drama serta pertengkaran. Brian merasa, tidak jarang pula orang-orang dihadapkan dengan hubungan yang seperti itu.

Maka, Brian pun menulis kisah tersebut menjadi lagu agar orang-orang melihat bahwa setiap orang pernah merasakan berada di posisi tersebut dan tidak merasa sendiri.

3 dari 7 halaman

Hal yang Normal

It’s Normal to have a heartbreak. Normal juga untuk meminta kesempatan kedua kepada orang yang kita sayang. Terutama untuk para cowok yang tidak mau memperlihatkan emosinya,” ungkapnya dalam sebuah keterangan, belum lama ini.

"Showing your emotion is not a sign of weakness, but is a sign of strength. Aku ingin lagu ini membuat orang merasa bahwa dia tidak sendiri. Karena tiap orang juga merasakan apa yang dia rasakan," lanjutnya.

 

4 dari 7 halaman

Digarap Sejak 2019

Dibuat pada 2019, lagu ini sempat dirilis oleh Brian yang kala itu memproduserinya sendiri hanya menggunakan laptop. Kini, "Last Chance" dirilis sebagai single debutnya di industri musik Indonesia.

Brian pun ikut dibantu oleh Aldhan Prasatya sebagai produser.

 

5 dari 7 halaman

Perjuangan Membuat Lagu

Ia lantas menceritakan perjuangannya hingga dapat merilis single ini.

“Aku memutuskan untuk pindah dari Surabaya ke Jakarta di bulan Februari 2020 dengan maksud ingin memulai karierku di dunia musik. Sepuluh hari lepas pindah ke Jakarta, Indonesia dilanda Corona yang mengharuskan adanya lockdown,” kisahnya.

“Kemudian, aku bertemu dengan Aldhan Prasatya yang membantuku menjadi produser. Selama pembuatan lagu ini, kita bertemu hanya secara virtual saja. Kita baru benar-benar bertemu ketika proses rekaman terjadi,” lanjutnya.

 

6 dari 7 halaman

Proses Rekaman

Selama proses rekaman, Brian juga ikut dibantu oleh Reza Hamid sebagai vocal director, mixing dan mastering oleh Ivan Gojaya di Roemah Iponk Studio Tangerang.

Sementara untuk seluruh instrumennya direkam di Aldhan Prasatya Studio di Bogor. Seluruh vokal direkam di Sum It! Studio di Jakarta. Artwork lagu ini digarap oleh Meilissa Johana.

7 dari 7 halaman

Single

Selain lagu debut ini, banyak juga hal yang sedang disiapkan oleh Brian selepas dirilisnya "Last Chance". Salah satunya adalah video Behind The Scene yang menampilkan proses pembuatan lagu ini yang akan diberi judul “Behind: Last Chance”.

Ditambah lagi, telah disiapkan juga karya terbaru Brian yang menceritakan kisah cinta dari perspektif dirinya.

“Kalau single Last Chance adalah lagu yang sangat sedih, untuk karyaku selanjutnya, kalian akan mendengarkan lagu cinta paling bahagia menurutku,” pungkas Brian.