Sukses

Nunung Ungkap Momen Dramatis Saat Hendak Dijebloskan ke Sel Tahanan

Liputan6.com, Jakarta - Nunung dan suaminya, Iyan Sambiran, sempat terjerat kasus penyalahgunaan narkotika. Keduanya lantas menjalani rehabilitasi di RSKO Cibubur, Jakarta Timur.

Saat awal kasus ini bergulir, Nunung dan Iyan Sambiran menjalani masa tahanan di Rutan Polda Metro Jaya. Sang komedian mengingat kembali betapa terpukulnya saat harus tinggal di balik jeruji besi.

"Saat aku mau masuk sel itu, kan aku diantar sama anak-anak sampai mau naik tangga ke sel. Itu aku turun lagi, aku nangis lagi. Anak-anakku sampai gini, 'Mama yang kuat, mama Wonder Woman.' Aku turun lagi, aku nangis," papar Nunung di Podcast Deddy Corbuzier, Rabu (29/7/2020).

2 dari 5 halaman

Tak Terima

Kala itu personel Srimulat ini sama sekali belum menerima kenyataan bahwa ia harus ditahan. Meski pahit, kenyataan itu tetap harus ia hadapi. "Aku tuh masih belum mau masuk sel, masih enggak terima. Jangan, aku jangan disel tapi memang harus menjalani itu, kan. Itu sempat di sel di Polda," katanya.

"Aku masuk itu benar-benar drama sama anak-anak. Aku benar-benar terpukul. Aku mikirin anak-anak, cucu. Ya Allah ini benar-benar terjadi? Enggak pernah kepikiran," sambung Nunung.

3 dari 5 halaman

Perhatian

Nunung mengambil hikmah dari peristiwa ini. Kini, ikatan dengan seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak semakin erat.

"Anakku cukup kuat, sih mereka menyemangati aku. Mereka mendekat. Yang di Solo, yang kuliah di Yogya, Bali, semua WA setiap hari. Semakin erat, (mereka) tanya 'Mama sehat? Lagi ngapain?' Gitu," ia memaparkan.

4 dari 5 halaman

Melindungi

Anggota keluarga juga semakin peduli dan melindungi Nunung. Mereka tak ingin orang yang dicintai kembali terjerembab ke masalah yang sama.

"Sekarang pulang kerja juga dijagain. Jadi kalau pulang, semua cucuku yang ada di Jakarta dimasukin semua di kamar, diacak-acak semua. Sudah duduk saja aku, enggak dikasih celah," ia mengakhiri.

5 dari 5 halaman

Penangkapan

Nunung dan suami ditangkap atas dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu di rumahnya, kawasan Tebet, Jakarta Selatan, 19 Juli 2019. Mereka diciduk usai bertransaksi sabu dengan HM sehari sebelumnya.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis Nunung dan suami bersalah. Keduanya diharuskan menjalani hukuman rehabilitasi di RSKO Cibubur selama 1,5 tahun.