Sukses

6 Fakta Film The Man Standing Next, Salah Satunya Mengeruk Uang Rp 475 Miliar

Liputan6.com, Jakarta Masih ingat film Korea Selatan The Man Standing Next yang dibintangi Lee Byung Hun dan Kim So Jin? Karya sineas Woo Min Ho ini menorehkan prestasi membanggakan.

Dirilis di jaringan bioskop sejak Januari 2020 dan diadang wabah Corona Covid-19, The Man Standing Next membukukan pendapatan puluhan juta rupiah di negara asalnya.

Di Indonesia, The Man Standing Next tidak tayang di bioskop. Penonton bisa mengakses film ini di situs resmi maupun aplikasi KlikFilm. Kali ini Showbiz Liputan6.com merangkum 6 fakta menarik The Man Standing Next. Simaklah.

2 dari 7 halaman

1. Intrik Politik Berujung Pembunuhan

The Man Standing Next mengisahkan Korea kala dikuasai Presiden Park (Lee Sung Min) di era 1970-an. Presiden Park memegang kendali atas Badan Intelijen Korea (KCIA) yang membuat Kepala KCIA, Kim Gyu-pyeong (Lee Byung Hun) gerah. Puncaknya, dibuatlah rencana mengeksekusi Sang Presiden.

Keadaan merumit saat politikus Park Yong Gak (Kwak Do Won) bersaksi di muka sidang di AS. Ia memiliki naskah bertajuk “Pengkhianat Revolusi” yang membuat kuping Presiden Park panas.

3 dari 7 halaman

2. Sabet Empat Penghargaan

Panen kritik positif dari kritikus dan penonton, The Man Standing Next berjaya di beberapa festival. Di Baek Sang Art Awards 2020 misalnya, Lee Byung Hun menang kategori Pemeran Utama Pria Terbaik. Film ini juga unggul di kategori Technical Award (tata rias wajah dan rambut).

Sementara Chunsa Film Art Awards 2020 menetapkan Lee Byung Hun sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik. Di ajang yang sama, Lee Sung Min yang melakonkan Presiden Park digelari Pemeran Pendukung Pria Terbaik.

4 dari 7 halaman

3. Gempita Rp 475 Miliar

Tak hanya sukses di karpet merah festival, The Man Standing Next memuncaki tangga box office Negeri Gingseng dengan pendapatan lebih dari 34 juta dolar AS atau sekitar 475 miliar rupiah.

Pencapaian ini membuat publik terperenyak mengingat The Man Standing Next bergenre thriller politik berbasis sejarah. Terbilang berat untuk dicerna, tapi pasar rupanya memihak pada film berdurasi 114 menit ini.

5 dari 7 halaman

4. Adaptasi Novel Nonfiksi

Fakta yang satu ini bisa jadi sudah banyak yang tahu. Film The Man Standing Next diadaptasi dari novel nonfiksi berjudul Chief of Namsan karya Kim Choong-sik.

Sebelum diproyeksikan ke layar lebar lewat skenario buatan Woo Min Ho, kisah The Man Standing Next tayang di koran Dong-A Ilbo Korea pada 1990 hingga 1992.

6 dari 7 halaman

5. Sapa Amerika Selang 2 Hari

Kali pertama premier di seluruh bioskop Korea Selatan pada 22 Januari 2020, The Man Standing Next bertengger di puncak box office hingga 4 Februari 2020. Film ini dirilis di Amerika Serikat hanya selang dua hari dari penayangan perdana di negara asalnya.

Di AS, The Man Standing Next menyapa pencinta film per 24 Januari 2020. Bulan berikutnya, giliran Indonesia dikunjungi duet maut Lee Byung Hun dan Lee Sung Min.

7 dari 7 halaman

6. Secara Streaming di Indonesia

Meski bioskop di Indonesia tutup sementara akibat wabah Covid-19, masyarakat Tanah Air tetap bisa mengapresiasi The Man Standing Next lewat situs resmi dan aplikasi KlikFilm.

“Kami berusaha menghadirkan film-film bagus di KlikFilm. Di tengah pandemi Covid-19, pencinta film tetap bisa menonton melalui KlikFilm. Salah satunya, The Man Standing Next secara streaming hanya dengan 7 ribu rupiah,” terang Direktur Klik Film, Frederica, di Jakarta, baru-baru ini.