Sukses

Nikita Mirzani Diprotes Anak Setelah 3 Hari Ditahan Terkait Kasus Penganiayaan

Liputan6.com, Jakarta - Nikita Mirzani sempat dijemput paksa polisi setelah dua kali mangkir dari panggilan polisi, Jumat (31/1/2020) terkait kasus penganiayaan terhadap Dipo Latief. Selama tiga hari, ia harus mendekam di Mapolres Jakarta Selatan.

Selama itu pula, Nikita Mirzani tak bertemu dengan putra sulungnya, Azka. Dan itu membuat putranya protes dan melarangnya bekerja.

‎"Azka lucu banget pas gue pulang, 'Mami enggak boleh kerja lagi pokoknya," kata Nikita Mirzani, di kawasan Kapten P Tenden, Jakart Selatan, Rabu (5/2/2020).

 

2 dari 6 halaman

Tunggu Anak Pulang Sekolah

Kini, Nikita Mirzani mengatur waktu agar sang anak bisa melihat wajahnya saat pulang sekolah. Ia tak ingin putranya kembali merasa kehilangan.

"Sekarang setiap pulang sekolah harus ada muka gue di rumah,‎" lanjut Nikit Mirzani.

 

3 dari 6 halaman

Kecewa

Selama ditahan, Nikita Mirzani menitipkan Azka kepada sahabatnya. ‎Lagi-lagi anaknya melayangkan protes dan mengungkapkan kekecewaannya kepada Nikita Mirzani.

 

4 dari 6 halaman

Cepat Pulang

"Nanyain, 'Kamu kenapa sih kok enggak jemput aku', karena kan dia dititipin. 'Aku enggak suka di sini, aku maunya di rumah main sama adik'. Gue bilang, 'Ya tunggu ya bang, nanti aku pulang syuting ke sana'. Makanya pas malam-malam pulang syuting dia sudah pulang, sampai rumah dia ngomong, 'Mami cepetan pulang', cerita Nikita Mirzani.

 

5 dari 6 halaman

Jadi Tersangka

Diberitakan sebelumnya Nikit Mirzani ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap Dipo Latief. Setelah ditahan Mapolres Jakarta Selatan, Nikit Mirzani diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada 3 Februari 2020 setelah perkaranya dinyatakan lengkap ‎alias P21.

 

6 dari 6 halaman

Tahanan Kota

Namun usai penyerahan ke Kejari Jakarta Selatan, Nikita Mirzani tak ditahan. Sebab permohonannya menjadi tahanan kota dikabulkan Kejari.