Sukses

Antisipasi Stres, Sonia Wibisono Jarang Pantau Instagram Orang Lain

Liputan6.com, Jakarta Beberapa pekan terakhir, dokter sekaligus figur publik Sonia Wibisono rajin mengampanyekan peduli penyakit jantung dan kardiovaskular. Kepada Showbiz Liputan6.com, Sonia Wibisono, menyebut jantung bukan lagi penyakit aki-aki dan oma-oma.

Generasi milenial juga rentan kena serangan jantung. Sonia Wibisono lantas mengutip hasil Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan RI 2018 yang mengungkap 1,5 persen penduduk Indonesia terdiagnosis penyakit jantung dan kardiovaskular. Ini baru yang terdiagnosis. 

“Di luar ini banyak yang sebenarnya kena penyakit jantung atau kardiovaskular tapi belum terdiagnosis,” ujar Sonia Wibisono yang jadi narasumber gelar wicara “Gaya Hidup Vs. Sakit Jantung” di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC) Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Karenanya generasi milenial diperkenalkan pada panca usaha jantung sehat yakni seimbangkan gizi, enyahkan rokok, hadapi dan atasi stres, awasi tekanan darah, dan tetap berolahraga. Omong-omong soal mengatasi stres, Sonia Wibisono punya siasat sederhana. 

2 dari 3 halaman

Terlalu Asyik Pantau Medsos

Ia mengatasi stres dengan mengendalikan diri saat memakai gawai untuk bermedia sosial. “Belakangan, orang memamerkan barang mewah atau liburan di Instagram, misalnya. Isu politik juga dibahas di medsos. Bukannya happy malah bikin kita kepikiran. Ujung-ujungnya senewen dan stres sendiri. Kita terlalu banyak pikiran karena medsos, padahal yang kita pantau akun dan status orang lain,” beri tahu Sonia Wibisono yang pernah tampil di Superstar Show Indosiar.

Terlalu asyik memantau medsos dan gawai membuat orang malas bergerak aktif.

3 dari 3 halaman

Bijaksana Medos

“Kalau bergerak aktif saja malas, boro-boro rajin berolahraga. Jadi gaya hidup sehat bisa dimulai dari hal-hal sederhana seperti ini,” Sonia menukas. Di Instagram, Sonia Wibisono diikuti 144 ribu orang lebih. Hampir tiap hari ia mengabadikan momen di medsos.

Namun ia jarang memantau akun orang lain. Sonia mengingatkan, “Kuncinya bijaksana bermedsos. Beri waktu bagi pikiran untuk santai. Bijaksana pula mengasup makanan dan olahraga.”

(Wayan Diananto)

Loading