Sukses

Jalan Panjang Derby Romero Membuat Film Sekte

Liputan6.com, Jakarta Derby Romero akhirnya mewujudkan mimpi lamanya untuk membuat film. Film pertama yang diproduserinya adalah 'Sekte'. Selama kurang lebih empat tahun lamanya, Derby Romero mempersiapkan untuk membuat sebuah film horor.

Selain menjadi produser, Derby Romero juga bermain dalam film ini. Aktor Rizky Nazar serta penyanyi Tengku Nadira Adnan juga menempati posisi eksekutif produser.

Proyek film Sekte yang disutradarai oleh William Chandra dimulai pada tahun 2015 dari sebuah obrolan ringan. Obrolan itu berlanjut hingga dimulailah proses riset hingga penulisan skenario yang memakan waktu cukup lama.

"Kita mulai ngobrol dan kepikiran angkat tema ini tahun 2015, develop dan research-nya sampai tahun 2016. Kita cari tahu kalau begini menarik nggak, aku sebagai produser bilang kalau dibikin gini bisa diterima nggak, aku juga memikirkan secara budget dan lain-lain," ujar Derby Romero saat pressscreening film Sekte di Epicentrum XXI, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019).

 

2 dari 3 halaman

Proses

Diakui oleh Derby Romero, membuat sebuah film memang tidak seperti yang dibayangkan. Sebelum melakukan syuting, masih banyak hal lain yang harus dilakukannya.

"Setelah skenario selesai, dari situ start syuting 2017, tahun 2018 mulai post pro. Aku juga mencari cara biar dapat tanggal tayang yang bagus, aku akhirnya kerjasama sama Open Door Films untuk distribusi. Sebagai PH baru mencoba mencari partner yang bagus," ujar pemain film anak-anak Sherina ini.

 

3 dari 3 halaman

Pemain Lainnya

Film Sekte siap tayang pada 2 Mei mendatang.  Filmnya sendiri berkisah tentang seorang perempuan (diperankan Asmara Abigail) yang bangun dalam kondisi lupa ingatan setelah diselamatkan oleh sekelompok orang. Lambat laun perempuan itu menyadari ada keanehan dilakukan orang-orang tersebut yang mengancam jiwanya.

Film Sekte dibintangi oleh aktris muda berbakat yang sudah teruji di film karya Garin Nugroho dan Joko Anwar, yaitu Asmara Abigail.Selain itu ada pula, Gesata Stella, Nadira Adnan, Fangtatis, Natalius Cendana, Edo Eduart, dan Triandesa Trisa.

Loading