Sukses

6 Fakta Mengejutkan John Lennon yang Tewas 37 Tahun Lalu

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu nama musikus dunia yang masih dikenang hingga hari ini adalah John Lennon, mantan personel The Beatles yang tewas ditembak pada 8 Desember 1980, tepat 37 tahun yang lalu.

John Lennon yang semasa hidupnya juga aktif di dunia politik, tewas ditembak empat kali di punggung saat perjalanan pulang ke apartemennya di Manhattan, New York, AS. Pelakunya adalah pria bernama Mark David Chapman yang mengaku sebagai penggemarnya.

John Lennon. (Sumber therichest.com)

Banyak sudah karya-karya John Lennon yang ia ciptakan tak hanya bersama The Beatles, namun juga lagu-lagu solonya. Sebut saja "Imagine", "Woman", "Jealous Guy", sampai (Just Like) Starting Over.

Namun di balik itu, setidaknya terdapat 6 fakta unik yang pernah menyelimuti John Lennon semasa hidupnya. Apa sajakah itu? Simak deretan lengkapnya berikut ini, sembari mengenang 37 tahun meninggalnya sang musikus.

 

 

 

 

 

 

1 dari 7 halaman

1. Punya Keinginan Bercinta dengan Pria

John Lennon dan Yoko Ono di Amsterdam pada 1969. (Sumber Wikimedia Commons)

Janda John Lennon, Yoko Ono, pernah blak-blakan menceritakan perilaku suaminya semasa hidup. Yoko Ono mengatakan kepada TheDailyBeast.com, dilansir Contactmusic, bahwa mantan personel The Beatles itu sempat ingin melakukan hubungan seksual dengan homoseksual.

"John dan saya telah berbicara banyak tentang hal itu. Pada dasarnya, kita semua harus biseksual. Dan kami semacam dalam situasi pemikiran bahwa kita tidak (biseksual) karena masyarakat. Jadi kita bersembunyi dari sisi lain diri kita sendiri, yang kurang diterima. Tapi saya tidak memiliki hasrat seksual yang kuat terhadap wanita lain," ujar Yoko Ono.

Yoko Ono pun meluruskan mengenai rumor yang sudah lama beredar bahwa dirinya menyarankan John Lennon tidur dengan manajer The Beatles, Brian Epstein selama liburan ke Spanyol pada 1963.

Rumor hubungan John Lennon dan Brian Epstein yang merupakan seorang homoseksual, mengilhami film The Hours and Times pada 1991.

2 dari 7 halaman

2. Tak Pernah Bawa Uang Tunai

John Lennon adalah seorang penyanyi kelahiran Inggris

The Beatles memiliki banyak lagu yang liriknya bertemakan uang. Meskipun begitu, ternyata John Lennon tidak pernah membawa uang ke manapun ia pergi.

Sebuah biografi karya Philip Norman menuliskan bahwa sebagai orang kaya, John Lennon malah tidak perlu membayar apapun. Kelab yang ia kunjungi justru memberinya minuman gratis. Bahkan, John Lennon dibebaskan dari tagihan restoran.

3 dari 7 halaman

3. Tak Akrab dengan Anak yang Berwajah Mirip

Julian Lennon

John Lennon, memiliki dua orang anak. Sean dan Julian Lennon. Julian Lennon memiliki wajah yang sangat mirip dengan ayahnya saat sama-sama berusia 20-an tahun.

Namun ternyata, John Lennon selama hidupnya tak akrab dengan Julian. Bahkan, Julian sendiri sempat menyuarakan ketidaksukaan terhadap ayahnya saat mengomentari pembunuhan John Lennon pada 8 Desember 1980.

Julian Lennon yang mirip dengan ayahnya John Lennon (Pinterest/Lisa Ladystardustdb)

"Aku tidak pernah benar-benar ingin mengetahui kebenaran tentang bagaimana ayah bersamaku. Ada beberapa hal yang sangat negatif yang dibicarakan tentangku... Seperti ketika ia mengatakan bahwa aku akan keluar dengan botol wiski pada malam Minggu. Hal-hal seperti itu. Kalian pikir, di mana cintanya? Paul (Paul McCartney, bassis The Beatles) dan aku sering berkeluh kesah... Lebih dari yang aku dan Ayah lakukan. Kami memiliki persahabatan yang hebat dan tampaknya ada lebih banyak fotoku dan Paul yang bermain bersama pada usia itu ketimbang fotoku dan ayahku."

Julian Lennon juga mengaku gusar saat mendengar sikap cinta damai ayahnya selalu dirayakan banyak orang. Kepada Daily Telegraph, ia mengatakan, "Aku harus mengatakan bahwa, dari sudut pandangku, aku merasa dia orang munafik. Ayah bisa berbicara tentang perdamaian dan cinta dengan suara lantang ke seluruh dunia tapi dia tidak pernah bisa menunjukkannya kepada orang lain yang paling berarti untuknya: istri dan anaknya. Bagaimana kau bisa berbicara tentang perdamaian dan cinta dan memiliki keluarga dalam jumlah banyak - tidak ada komunikasi, perzinahan, perceraian? Kau tidak dapat melakukannya, tidak jika kau menjadi nyata dan jujur ​​dengan dirimu sendiri."

4 dari 7 halaman

4. Memprediksi Kematiannya Sendiri

John Lennon (Mirror.co.uk

John Lennon seringkali mengungkapkan bahwa dirinya tidak akan pernah merasakan hidup hingga ia berusia 40 tahun. Hal ini diungkapkan oleh mantan sekretarisnya, Freda Kelly yang terkenal membantu The Beatles selama puncak karier mereka.

Dalam suatu sesi wawancara dengan The Guardian, Freda Kelly mengaku sempat tertegun mendengar John mengatakan bahwa ia akan mati muda.

"Hal pertama yang datang ke pikiranku (ketika ia meninggal) adalah bahwa ia sering berkata, 'Aku tidak akan berada di sini ketika usiaku 40. Aku tidak akan mencapai usia 40. Aku hanya ingin tahu apa yang akan terjadi pada hari ini,'" tuturnya. Mark David Chapman yang menembak mati John Lennon tak hanya diketahui mengaku sebagai seorang penggemar, tetapi juga memiliki gangguan kejiwaan.

5 dari 7 halaman

5. Menganggap Dirinya Tuhan

Gitar Gibson J-160E milik John Lennon.

Di tahun 1960-an, memang tak ada band yang lebih besar dari The Beatles. Ke manapun mereka pergi, fans akan selalu mengagumi para personel dan karya-karya grup ini. Hingga sekarang, John Lennon banyak menginspirasi para musikus dalam menciptakan lagu.

Rupanya, hal ini membuat John Lennon terlampau bangga. Dalam sebuah wawancara, pria yang meninggal dalam pembunuhan ini mengatakan bahwa 'The Beatles lebih besar dari Yesus'.

Sontak saja pernyataan ini diprotes kaum Nasrani, sehingga, John mengungkapkan permintaan maafnya kepada publik.

6 dari 7 halaman

6. Kekerasan Rumah Tangga di Balik Lagu-Lagu Perdamaian

John Lennon (innocentwords.com)

Ternyata, John Lennon adalah sosok yang bermasalah besar dalam urusan mental. Bahkan ia dianggap mengerikan bagi semua orang. Dalam pernikahan pertamanya dengan Cynthia Powell, ia melakukan kekerasan secara fisik dan emosional kepada istrinya dan putra mereka, Julian, yang kerap dihajarnya karena berbagai alasan.

Menurut pekerja rumah tangga mereka, John Lennon menghajar putranya karena satu perilaku di meja makan. Padahal sikap Julian itu masih terbilang sopan dibandingkan anak-anak pada umumnya. John Lennon secara umum juga kerap bermasalah dengan kekerasan.

Lennon juga diduga telah melakukan kekerasan secara fisik terhadap Yoko Ono. Lebih parah, ia juga mengaku bahwa dalam hidupnya John hampir memukul semua wanita. Padahal John Lennon selama ini gencar menyuarakan cinta dan perdamaian, sehingga semua hal yang disuarakannya diduga sebagai bentuk perasaan bersalah belaka.

John sendiri berselingkuh dengan Yoko Ono saat masih menikah dengan istri pertamanya. Ia juga berselingkuh selama 18 bulan dengan wanita lain ketika berpacaran dengan Yoko Ono. Betapapun dicintainya sosok sang musikus, sukar dibayangkan seorang John Lennon pernah melewati skandal seperti itu.

Artikel Selanjutnya
DJ Avicii Meninggal, Curhatan Mantan Kekasihnya Bikin Sedih
Artikel Selanjutnya
20-04-1841: Cerita Detektif Pertama di Dunia Diterbitkan