Sukses

IHSG Melambung Tersengat Bursa Global, Mayoritas Sektor Saham Menghijau

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal sesi perdagangan Rabu (23/11/2022). Pergerakan IHSG ini mengikuti wall street dan bursa saham Asia yang menghijau.

Mengutip data RTI, IHSG dibuka di posisi 7.030,62. Pada pukul 09.11 WIB, IHSG menanjak 0,62 persen ke posisi 7.074. Indeks LQ45 bertambah 0,70 persen ke posisi 1.003. Mayoritas indeks acuan menghijau. Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi 7.078,82 dan terendah 7.033,07. Sebanyak 248 saham menguat sehingga angkat IHSG. 142 saham melemah dan 194 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 102.250 kali dengan volume perdagangan 2,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 1,4 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 15.673. Mayoritas sektor saham menghijau.

Indeks sektor saham IDXenergy menguat 0,94 persen, dan catat penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXbasic naik 0,68 persen, indeks sektor saham IDXindustry mendaki 0,33 persen, dan indeks sektor saham IDXnonsiklikal menguat 0,65 persen.

Sementara itu, indeks sektor saham IDXsiklikal bertambah 0,20 persen, indeks sektor saham IDXfinance mendaki 0,96 persen, indeks sektor saham IDXproperty melejit 0,11 persen, indeks sektor saham IDXtechno melesat 0,12 persen, indeks sektor saham IDXinfra menguat 0,24 persen dan indeks sektor saham IDXtransportasi naik 0,29 persen.

Mengutip riset PT Ashmore Asset Management Indonesia,  IHSG ditutup ke posisi 7.030 pada Selasa, 22 November 2022. Saham bank besar menguat seiring aksi beli.

Saham BBCA naik dua persen. Namun, saham-saham bank besar lainnya melemah. Saham batu bara juga mendukung indeks saham. Saham ITMG naik 4,3 persen, saham UNTR bertambah 0,5 persen, ADRO naik 0,3 persen. Sedangkan saham teknologi turun dengan GOTO melemah 6,7 persen.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Top Gainers-Losers pada 23 November 2022

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham FOOD melambung 27,12 persen

-Saham SINI melambung 24,71 persen

-Saham MIDI melambung 23,82 persen

-Saham GPRA melambung 20,43 persen

-Saham NRCA melambung 12,08 persen

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham LINK merosot 6,98 persen

-Saham YPAS merosot 6,94 persen

-Saham SRAJ merosot 6,8 persen

-Saham LCKM merosot 6,54 persen

-Saham BSBK merosot 6,42 persen

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

-Saham FOOD tercatat 5.769 kali

-Saham WAPO tercatat 5.528 kali

-Saham BIPI tercatat 4.745 kali

-Saham GOTO tercatat 4.550 kali

-Saham PICO tercatat 4.559 kali

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

-Saham BOGA senilai Rp 123,9 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 97,7 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 79,3 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 57 miliar

-Saham UNTR senilai Rp 55,2 miliar

3 dari 4 halaman

Prediksi IHSG dan Saham Pilihan Ajaib Sekuritas

Ajaib Sekuritas prediksi, IHSG akan bergerak variasi pada perdagangan Rabu, 23 November 2022. Financial Expert Ajaib Sekuritas, M. Julian Fadli menuturkan, IHSG akan bergerak di kisaran 7.014-7.129.

Mengutip riset Ajaib Sekuritas, Badan Pusat Statistik (BPS) meluncurkan Neraca Institusi Terintegrasi (NIT), untuk menyinergikan data makro ekonomi nasional. NIT merupakan kerangka kerja makro ekonomi yang melaporkan data perekonomian nasional secara komprehensif.

Penyusunan NIT dilakukan dengan memastikan konsistensi data makro ekonomi seperti harmonisasi data PDB dengan tiga pendekatan, yakni produksi, pengeluaran, dan pendapatan. Sementara itu, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional memproyeksikan nilai aktivitas ekonomi Indonesia pada 2045 mendatang dapat mencapai Rp22.513 triliun.

Dari mancanegara, Jerman akan memberlakukan pembatasan harga gas maupun listrik untuk perusahaan dan rumah tangga pada tahun 2023 mendatang. Pembatasan berlaku untuk perusahaan yang mendapat suntikan modal langsung dari Negara.

Jerman juga akan mengalokasikan subsidi mencapai US$55,5 miliar yang berlaku mulai 1 Maret 2023 dan akan dibayarkan secara retroaktif pada bulan Januari dan Februari 2023 yang bertujuan untuk menahan lonjakan energi. Sementara itu, Singapura mencatat GDP Growth Rate Final Kuartal III-2022 di level 4,1 persen YoY, lebih rendah dari periode sebelumnya yang tercatat 4,5 persen YoY. 

4 dari 4 halaman

Saham Pilihan Ajaib Sekuritas

Saham - saham pilihan Ajaib Sekuritas

 

1.PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)

Buy: 2.310

TP: 2.380

Stop loss: <2.280

Saham TBIG secara teknikal membentuk morning star candle, ditutup di atas MA-5 harinya, stochastic bergerak di area netral, MACD bar histogram dalam momentum positif, berpotensi menguat.

Kinerja TBIG pada kuartal III-2022 berhasil mencatat kenaikan laba bersih 12,96 persen YoY menjadi Rp1,22 triliun. Capaian tersebut seiring dengan pendapatan yang tumbuh 7,8 persen menjadi Rp4,92 triliun. EBITDA tercatat Rp4,28 triliun, dengan angka total penyewaan menara telekomunikasi 40.578 dan tenancy ratio TBIG menjadi 1,88 kali.

 

2.PT United Tractors Tbk (UNTR)

Buy: 28.950

TP: 29.825

Stop loss: <28.700

Saham UNTR secara teknikal membentuk bullish harami candle dengan volume yang meningkat. Stochastic pada area oversold dan MACD bar histogram bearish terbatas.

Kinerja UNTR kian solid, Kuartal III-2022 berhasil mencatat net profit yang tumbuh 103 persen YoY, dipicu kenaikan revenue sebesar 58,3 persen yaitu Rp91,5 triliun.

Sejak awal tahun hingga akhir Oktober 2022 UNTR berhasil mencatat peningkatan penjualan alat berat 5.087 unit Komatsu tumbuh 96 persen. Pelanggan terbesar oleh sektor pertambangan 61 persen, dan seiring dengan tren kenaikan harga komoditas pada pasar global, maka dampak tersebut menjadi katalis positif untuk UNTR.

 

3.PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP)

Buy: 800

TP: 824

Stop loss: <770

Secara teknikal CSAP ditutup di atas MA-5 harinya dan mencoba rebound fase jangka pendeknya. Stochastic bergerak pada area netral, MACD bar histogram bearish terbatas, indikasi untuk bergerak dalam momentum positif.

Sepanjang kuartal III-2022, CSAP berhasil mencatat peningkatan kinerja dengan capaian laba bersih tumbuh 22,3 persen YoY menjadi Rp167 miliar. Capaian tersebut seiring dengan kenaikan pendapatan 9 persen menjadi sebesar Rp11,42 triliun. Sepanjang tahun ini, CSAP kian agresif untuk ekspansi bisnisnya dengan menargetkan akan memiliki 50 gerai.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.