Sukses

IHSG Naik Terbatas, Sektor Saham Teknologi Masih Pimpin Penguatan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada perdagangan saham Kamis, (6/10/2022). Namun, penguatan IHSG masih terbatas dan sektor saham teknologi masih memimpin penguatan.

Mengutip data RTI, IHSG naik tipis 0,02 persen ke posisi 7.076,62. Indeks LQ45 melemah 0,09 persen ke posisi 1.010,68. Sebagian besar indeks acuan kompak tertekan.  Pada Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.135,90 dan terendah 7.066,47. Sebanyak 258 saham menguat dan 245 saham melemah. 189 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.199.398 kali dengan volume perdagangan 22,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 15,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 15.097.

Mayoritas sektor saham menghijau yang dipimpin indeks sektor saham teknologi IDXtechno melonjak 0,98 persen. Diikuti indeks sektor saham IDXfinance mendaki 0,53 persen, indeks sektor saham IDXsiklikal menanjak 0,51 persen, indeks sektor saham IDXtransportasi menguat 0,48 persen.

Selain itu, indeks sektor saham IDXnonsiklikal menguat 0,25 persen, indeks sektor saham IDXinfrastruktur bertambah 0,16 persen, dan indeks sektor saham IDXproperty naik 0,03 persne. Sementara itu, indeks sektor saham IDXindustry melemah 0,51 persen, indeks sektor saham IDXbasic susut 0,41 persen.

Selain itu, indeks sektor saham IDXhealth tergelincir 0,27 persen, dan indeks sektor saham IDXenergy melemah 0,13 persen.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Top Gainers-Losers Kamis 6 Oktober 2022

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham PGLI melonjak 21,43 persen

-Saham META melonjak 19,18 persen

-Saham TNCA melonjak 17,41 persen

-Saham PNLF melonjak 12,75 persen

-Saham KRYA melonjak 11,90 persen

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham HDFA turun 6,94  persen

-Saham TGKA turun 6,93 persen

-Saham RANC turun 6,93 persen

-Saham INRU turun 6,93 persen

-Saham MAPB turun 6,88 persen

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

-Saham ADRO senilai Rp 664,4 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 558,7 miliar

-Saham BUMI senilai Rp 475,7 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 371,2 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 268,2 miliar

 

Saham-saham berdasarkan frekuensi antara lain:

-Saham SMDM tercatat 68.021 kali

-Saham BUMI tercatat 44.456 kali

-Saham COAL tercatat 29.452 kali

-Saham SLIS tercatat 29.301 kali

-Saham GOTO tercatat 24.033 kali

3 dari 4 halaman

Bursa Saham Asia Menguat pada 6 Oktober 2022

Bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan Kamis pekan ini setelah wall street hentikan reli dalam dua hari dan OPEC+ pangkas dua juta barel minyak.

Indeks Jepang Nikkei naik 0,7 persen ke posisi 27.311,30. Indeks Topix menguat 0,5 persen ke posisi 1.922,47. Indeks Kospi Korea Selatan menanjak 1,02 persen ke posisi 2.237,86. Indeks Kosdaq bertambah 3,02 persen ke posisi 706,1.

Di Australia, indeks ASX 200 mendatar di posisi 6.817,50. Indeks Hang Seng melemah 0,38 persen. Indeks MSCI Asia Pasifik menguat 0,37 persen. Sedangkan bursa saham China masih libur pekan ini.

Bursa saham Amerika Serikat (AS) tergelincir setelah naik tajam dalam dua hari. Indeks Dow Jones melemah 42,45 poin atau 0,14 persen menjadi 30.273,87. Indeks S&P 500 susut 0,2 persen ke posisi 3.783,28. Indeks Nasdaq melemah 0,25 persen ke posisi 11.148,64.

“Optimisme yang mendukung pasar keuangan awal pekan ini surut karena data AS terus artikulasikan perlunya tindakan kebijakan bank sentral lebih lanjut,” menurut catatan ANZ Research.

Indeks layanan ISM September dan laporan penggajian pribadi oleh ADP mengalahkan perkiraan. Investor menantikan laporan nonfarm payrolls Biro Statistik Tenaga Kerja pada akhir pekan ini.

 

 

4 dari 4 halaman

Pembukaan IHSG Kamis 6 Oktober 2022

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal sesi perdagangan saham, Kamis (6/10/2022). Pergerakan IHSG berlawanan dengan wall street yang tertekan dan seluruh sektor saham kompak menghijau.

Mengutip data RTI, IHSG stagnan di posisi 7.035 pada pembukaan perdagangan. Pada pukul 09.16 WIB, IHSG naik 0,71 persen ke posisi 7.125. Indeks saham LQ45 bertambah 0,87 persen ke posisi 1.019,75. Seluruh indeks acuan kompak menghijau. Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 7.132,22 dan terendah 7.089,86. Sebanyak 259 saham menguat dan 135 saham melemah. 198 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 143.076 kali dengan volume perdagangan 3,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 1,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 15.197.

Seluruh sektor saham kompak menghijau. Indeks sektor saham IDXtechno bertambah 1,72 persen, dan catat penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXenergy naik 1,36 persen, indeks sektor saham IDXindustry menguat 0,85 persen, indeks sektor saham IDXtransportasi menanjak 0,83 persen.

Selain itu, indeks sektor saham IDXbasic bertambah 0,58 persen, indeks sektor saham IDXnonsiklikal naik 0,39 persen, indeks sektor saham IDXsiklikal menanjak 0,42 persen, indeks sektor saham IDXhealth bertambah 0,49 persen, indeks sektor saham IDXfinance mendaki 0,31 persen dan indeks sektor saham IDXproperty bertambah 0,34 persen.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.