Sukses

BNI Dirikan BNI Modal Ventura untuk Dukung Transformasi Digital

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mendirikan perusahaan modal ventura bernama PT BNI Modal Ventura.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Rabu (18/5/2022), BNI mendirikan PT BNI Modal Ventura untuk mendukung transformasi digital perseroan.

Akta pendirian diteken oleh perwakilan pemegang saham PT BNI Modal Ventura pada 12 April 2022. Adapun dalam pelaksanaannya, pada 12 Mei 2022, perseroan telah menyetorkan dana Rp 500 miliar atau setara dengan 500.000 lembar saham PT BNI Modal Ventura.

“Atas penempatan tersebut, Perseroan memiliki saham sebesar 99,98 persen dari total saham yang diterbitkan senulai Rp 500,10 miliar,” tulis manajemen BNI.

Dengan demikian, komposisi pemegang saham PT BNI Modal Ventura antara lain perseroan sebesar 99,98 persen dan PT BNI Asset Management sebesar 0,02 persen.

Adapun rencana penyertaan modal itu telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 25 April 2022 dan telah dianggarkan dalam RBB BNI 2022.

Manajemen BNI menyatakan pendirian PT BNI Modal Ventura akan memberikan dampak positif terhadap kinerja konsolidasi dan posisi BNI.

Pada penutupan perdagangan Rabu, 18 Mei 2022, saham BBNI naik 3,55 persen ke posisi Rp 8.750 per saham. Saham BBNI dibuka naik 100 poin ke posisi Rp 8.550 per saham. Saham BBNI berada di level tertinggi Rp 8.875 dan terendah Rp 8.500 per saham. Total frekuensi perdagangan 11.378. Total volume perdagangan 530.378 saham. Nilai transaksi Rp 462,1 miliar.

Sepanjang 2022, saham BBNI menguat 29,63 persen ke posisi Rp 8.750 per saham. Saham BBNI berada di level tertinggi Rp 9.900 dan terendah Rp 6.700 per saham. Total volume perdagangan 3.772.857.157 saham. Nilai transaksi Rp 30,3 triliun. Total frekuensi perdagangan 783.604 kali.

 

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Buka Kantor Perwakilan di Amsterdam

Selain itu, dalam keterbukaan informasi BEI, BNI juga menyampaikan mengenai peresmian pembukaan kantor perwakilan di Amsterdam. Kantor perwakilan itu berlokasi di Gedung World Trade Center yang merupakan commercial center dan terletak di lokasi strategis di area Zuidas, Amsterdam, Belanda.

Pembukaan Kantor Perwakilan tersebut merupakan salah satu upaya Perseroan dalam melakukan ekspansi kinerja bisnis luar negeri melalui ekspansi jaringan ke Amsterdam untuk menangkap potensi bisnis di wilayah Eropa pasca Brexit, seiring dengan tren pemulihan ekonomi global.

"Tingginya volume transaksi perdagangan / trade (eksporimpor) Belanda dengan Indonesia, aliran Foreign Direct lnvestment (FDI) ke Indonesia, serta potensi Indonesiarelated business, melatarbelakangi kehadiran Perseroan di Amsterdam, Belanda,” tulis perseroan.

Selain itu, besarnya populasi diaspora Indonesia di Belanda, sangat berperan dalam mendukung berbagai aktivitas bisnis baik korporasi, UMKM, maupun berbagai bisnis transaksi global ritel ke depannya.

Populasi Diaspora di luar negeri ini merupakan ceruk bisnis yang sangat potensial dalam ekosistem bisnis Internasional Perseroan, di mana saat ini Perseroan adalah bank asal Indonesia yang memiliki jaringan luar negeri terluas, berada di enam negara antara lain Singapura, Hong Kong, Tokyo, London, New York dan Seoul, ditambah dengan jaringan Perseroan di Amsterdam.

 

3 dari 4 halaman

Potensi Perseroan

BNI mengatakan, populasi Diaspora di Belanda ini merupakan potensi yang luar biasa bagi Indonesia, karena bisa menjadi sumber kekuatan untuk ekonomi Indonesia, antara lain dari besarnya dana remitansi yang dikirim ke Indonesia.

Saat ini Diaspora di luar negeri dapat mengakses layanan yang disediakan Perseroan, antara lain pembukaan rekening tabungan Diaspora tanpa mendatangi cabang atau Diaspora Saving melalui platform Mobile Banking BNI, Diaspora Lending, transaksi trade finance, bank guarantee dan layanan lainnya.

“Pembukaan representative office perseroan di Amsterdam akan memberikan dampak posiitf terhadap kinerja bisnis luar negeri perseroan,” tulis perseroan.

4 dari 4 halaman

Tawarkan Green Bond

Sebelumnya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI/BNI) tawarkan penawaran umum obligasi berwawasan lingkungan atau green bond untuk tahun 2022. BNI menargetkan dana Rp 5 triliun dari penerbitan green bond.

Mengutip prospektus singkat yang diterbitkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Jumat (13/5/2022), BNI menawarkan green bond dengan tiga seri. Pertama, seri A yang berjangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi.

Pembayaran green bond dilakukan secara penuh sebesar 100 persen dari jumlah pokok green bond dengan jatuh tempo pada 21 Juni 2025.

Kedua, seri B yang berjangka waktu lima tahun sejak tanggal emisi. Pembayaran green bond dilakukan secara penuh 100 persen dari jumlah pokok green bond seri A pada saat jatuh tempo pada 21 Juni 2027. Ketiga, seri C yang berjangka waktu tujuh tahun sejak tanggal emisi. Pembayaran green bond dilakukan secara penuh sebesar 100 persen dari jumlah pokok green bond seri A pada saat jatuh tempo 21 Juni 2029.

BNI telah memperoleh hasil pemeringkatan untuk green bond yaitu AAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Adapun green bond tersebut tidak dijamin dengan jaminan khusus tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan perseroan baik barang bergerak dan barang tidak bergerak termasuk yang telah ada dan yang akan datang.