Sukses

IHSG Menghijau, Investor Asing Buru Saham TLKM hingga ADRO

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona hijau pada perdagangan Rabu (26/1/2022). Hal itu didukung dari aksi beli investor asing di seluruh pasar.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG naik tipis satu poin ke posisi 6.569. Pada pukul 09.21 WIB, IHSG menguat 0,16 persen ke posisi 6.578. Indeks LQ45 menguat 0,31 persen ke posisi 942. Sebagian besar indeks acuan menghijau. Sebanyak 217 saham menguat sehingga angkat IHSG. 208 saham melemah dan 155 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 182.470 kali dengan volume perdagangan 2,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 1,5 triliun. Investor asing beli saham Rp 28,7 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.350.

Sebagian besar sektor saham menghijau. Indeks sektor saham IDXtransportasi melemah 1,91 persen dan catat penurunan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXfinance melemah 0,48 persen dan indeks sektor saham IDXindustry tergelincir 0,20 persen.

Indeks sektor saham IDXtechno melonjak 1,09 persen, dan bukukan penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXhealth naik 0,60 persen dan indeks sektor saham IDXnonsiklikal menanjak 0,54 persen.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham NETV naik 34,69 persen

-Saham SKBM naik 15,15 persen

-Saham AMRT naik 12,25 persen

-Saham CASS naik 10,61 persen

-Saham ESIP naik 10 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham UVCR melemah 10 persen

-Saham FLMC melemah 9,93 persen

-Saham TIRT melemah 6,98 persen

-Saham BULL melemah 6,96 persen

-Saham ASSA melemah 6,93 persen

3 dari 4 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham TLKM senilai Rp 20,7 miliar

-Saham BBYB senilai Rp 13,2 miliar

-Saham AMRT senilai Rp 5,9 miliar

-Saham MIKA senilai Rp 5,7 miliar

-Saham ADRO senilai Rp 5,4 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham ARTO senilai Rp 45,3 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 15,7 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 14,1 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 12,2 miliar

-Saham GGRM senilai Rp 4,8 miliar

4 dari 4 halaman

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia sebagian besar menguat. Indeks Jepang Nikkei justru melemah 0,35 persen. Sementara itu, indeks Hang Seng naik 0,84 persen, indeks Korea Selatan Kospi menguat 0,34 persen, indeks Shanghai menanjak 0,55 persen, indeks Singapura mendaki 0,70 persen dan indeks Taiwan naik 0,23 persen.

Mengutip laporan PT Ashmore Asset Management Indonesia, IHSG ditutup melemah ke 6.568 pada Selasa, 25 Januari 2022 seiring aksi ambil untung berlanjut di bank kapitalisasi besar dan bank digital. Selain itu, saham INCO dan ANTM merosot seiring harga LME nikel anjlok 6 persen. Harga nikel memperpanjang penurunan tertinggi dalam satu dekat di tengah harapan peningkatan pasokan kelas baterai akan kurangi tekanan pasokan.

Di sisi lain, saham MIKA naik seiring kasus harian COVID-19 di Indonesia meningkat dalam sepekan terakhir didorong varian Omicron. Tingkat hunian BOR di Jakarta naik menjadi 22 persen dari total kapasitas.