Sukses

IHSG Sentuh Posisi Tertinggi Sepanjang Masa di 6.726, Investor Asing Beli Saham Rp 996 Miliar

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak perkasa menyambut akhir pekan. IHSG melonjak signifikan pada perdagangan Jumat (21/1/2022). Penguatan IHSG ditopang aksi beli investor asing.

Pada penutupan perdagangan, IHSG melonjak 1,5 persen ke posisi 6.726,37. Indeks LQ45 naik 1,74 persen ke posisi 959,76. Seluruh indeks acuan kompak menguat.

Pada Jumat pekan ini, IHSG berada di level tertinggi sepanjang masa di 6.726,37. Sebelumnya level tertinggi baru di kisaran  6.723,39 tepatnya sekitar 22 November 2021. Sementara itu, level terendah IHSG di kisaran 6.607,41.

Sebanyak 253 saham melemah dan 167 saham diam di tempat. 257 saham menguat. Total frekuensi perdagangan 1.213.614 kali dengan volume perdagangan 18,5 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 11,5 triliun. Investor asing beli saham Rp 996,14 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di ksiaran 14.257.

11 sektor saham kompak menanjak. Indeks sektor saham IDXbasic melonjak 1,96 persen, dan catat penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor IDXenergy menanjak 1,92 persen dan indeks sektor saham IDXtechno naik 1,41 persen.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham POLL naik 24,30 persen

-Saham PEGE naik 22,04 persen

-Saham GEMS naik 19,77 persen

-Saham MSKY naik 17,97 persen

-Saham GLOB naik 17,65 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham MGLV merosot 9,5 persen

-Saham UVCR merosot 8,48 persen

-Saham AMAR merosot 6,99 persen

-Saham SDMU merosot 6,98 persen

-Saham CNTX merosot 6,94 persen

3 dari 4 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BBCA senilai Rp 275,2 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 147,4 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 144,4 miliar

-Saham ARTO senilai Rp 120,7 miliar

-Saham CPIN senilai Rp 53,2 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham IPTV senilai Rp 19,5 miliar

-Saham BUKA senilai Rp 18,9 miliar

-Saham LINK senilai Rp 16,6 miliar

-Saham BFIN senilai Rp 14,6 miliar

-Saham ICBP senilai Rp 12,4 miliar

4 dari 4 halaman

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia sebagian besar melemah. Indeks Hang Seng naik 0,05 persen. Sementara itu, indeks Korea Selatan Kospi tergelincir 0,99 persen, indeks Jepang Nikkei merosot 0,90 persen.

Selain itu, indeks Thailand turun 0,40 persen, indeks Shanghai merosot 0,91 persen, indeks Singapura tergelincir 0,09 persen dan indeks Taiwan turun 1,75 persen.