Sukses

IHSG Melemah Tipis, Investor Asing Lepas Saham BMRI hingga ANTM

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan Rabu (19/1/2022). Investor asing melakukan aksi jual saham di seluruh pasar.

Pada pembukaan perdagangan IHSG turun lima poin ke posisi 6.609,83. Pada pukul 09.16 WIB, IHSG melemah 0,35 persen ke posisi 6.590. Indeks LQ45 susut 0,51 persen ke posisi 939. Sebagian besar indeks acuan alami koreksi.

Sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 6.615,45 dan terendah 6.575,38. Sebanyak 171 saham menguat. 225 saham melemah dan 186 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 147.499 kali dengan volume perdagangan 2,1 miliar saham. 

Nilai transaksi harian Rp 1,4 triliun. Investor asing jual saham Rp 28,50 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.293.

Sebagian besar sektor saham tertekan. Indeks sektor saham IDXfinance melemah 0,62 persen, dan catat koreksi terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXindustri tergelincir 0,56 persen dan indeks sektor saham IDXhealth melemah 0,28 persen.

Sementara itu, indeks sektor saham IDXtechno menguat 0,36 persen, dan catat penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXenergy naik 0,35 persen dan indeks sektor saham IDXenergy naik 0,27 persen.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang catat top gainers antara lain:

-Saham BOLT melonjak 23,40 persen

-Saham AKSI melonjak 21,01 persen

-Saham KONI melonjak 18,21 persen

-Saham IPPE melonjak  12,66 persen

-Saham ESIP melonjak 12,33 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham TECH melemah 6,92 persen

-Saham ARGO melemah 6,91 persen

-Saham UFOE melemah 6,91 persen

-Saham KOTA melemah 6,98 persen

-Saham RANC melemah 6,85 persen

3 dari 4 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham TLKM senilai Rp 39,8 miliar

-Saham ADRO senilai Rp 12,5 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 11,2 miliar

-Saham UNTR senilai Rp 5 miliar

-Saham KLBF senilai Rp 5 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham BMRI senilai Rp 34,1 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 24,1 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 15,3 miliar

-Saham ASII senilai Rp 10,5 miliar

-Saham ANTM senilai Rp 10,4 miliar

4 dari 4 halaman

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia sebagian besar tertekan. Indeks Hang Seng naik 0,65 persen, indeks Korea Selatan Kospi merosot 0,06 persen, indeks Jepang Nikkei susut 1,83 persen, indeks Singapura melemah 0,08 persen dan indeks Taiwan tergelincir 0,24 persen. Sedangkan indeks Shanghai menanjak 0,12 persen.