Sukses

IHSG Berbalik Arah ke Zona Merah, 347 Saham Melemah

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah hingga penutupan perdagangan sesi pertama, Rabu (1/12/2021). Investor asing masih melakukan aksi jual saham di seluruh pasar.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG turun 0,32 persen ke posisi 6.512,83. Indeks LQ45 naik 0,34 persen ke posisi 934,11. Sebagian besar indeks acuan menguat. Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 6.593 dan terendah 6.508.

Sebanyak 347 saham melemah sehingga menekan IHSG. 188 saham menguat dan 118 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 946.091 kali dengan volume perdagangan 15,1 miliar saham.

Nilai transaksi harian Rp 9,5 triliun. Investor asing jual saham Rp 123,77 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.348.

Sebagian besar sektor saham tertekan. Indeks sektor saham IDXtechno melemah 2,28 persen, dan bukukan penurunan terbesar.

Diikuti indeks sektor saham IDXproerty merosot 1,92 persen dan indeks sektor saham IDXtransportasi tergelincir 1,15 persen. Sementara itu, indeks sektor saham IDXindustry naik 0,71 persen dan indeks sektor saham IDXnonsiklikal menguat 0,06 persen.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham SWAT naik 31,76 persen

-Saham KJEN naik 24,50 persen

-Saham APII naik 22,58 persen

-Saham MPPA naik 18,85 persen

-Saham BMSR naik 18,75 persen

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham IDEA turun 9,52 persen

-Saham POLL turun 7 persen

-Saham AIMS turun 7 persen

-Saham BESS turun 6,99 persen

-Saham SKBM turun 6,97 persen

3 dari 4 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham TLKM senilai Rp 149,2 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 59,5 miliar

-Saham ICBP senilai Rp 45,4 miliar

-Saham UNTR senilai Rp 21,8 miliar

-Saham INDF senilai Rp 16,6 miliar

 

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham BUKA senilai Rp 99,2 miliar

-Saham ANTM senilai Rp 36,6 miliar

-Saham ASII senilai Rp 33,2 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 32 miliar

-Saham TBIG senilai Rp 20,1 miliar

4 dari 4 halaman

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia sebagian besar menguat. Indeks Hang Seng naik 1,39 persen, indeks Korea Selatan Kospi mendaki 2,17 persen, indeks Jepang Nikkei bertambah 0,65 persen, indeks Thailand naik 1,03 persen, indeks Singapura menguat 1,63 persen dan indeks Taiwan bertambah 1 persen. Sedangkan indeks Shanghai melemah 0,03 persen.