Sukses

Bursa Saham Asia Rontok, IHSG Berbalik Arah Menghijau

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menghijau hingga penutupan perdagangan saham Senin (29/11/2021). Akan tetapi, investor asing masih melanjutkan aksi jual saham dan bursa saham Asia melemah.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG naik 0,44 persen ke posisi 6.590,14.  Indeks LQ45 naik 0,60 persen ke posisi 946,77. Seluruh indeks acuan kompak menghijau.Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 6.601,25 dan terendah 6.487,74.

Sebanyak 341 saham melemah sehingga menahan penguatan IHSG. 200 saham menguat dan 126 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 977.854. Total volume perdagangan 16,8 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 8,9 triliun. Investor asing jual saham Rp 630,54 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.322.

Sebagian sektor saham menguat dan melemah. Indeks sektor saham IDXsiklikal merosot 1,32 persen, dan catat penurunan terbear 1,32 persen. Diikuti indeks sektor saham IDXnonsiklikal melemah 0,56 persen dan IDXproperti melemah 0,39 persen.

Sementara itu, indeks sektor saham yang menguat antara lain IDXhealth naik 1,16 persen, dan catat penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXfinance menanjak 1,1 persen dan indeks sektor saham IDXifnrastruktur menguat 1,04 persen.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang catat penguatan terbesar antara lain:

-Saham HKMU naik 31,71 persen

-Saham JAYA naik 25,32 persen

-Saham SMKL naik 17,61 persen

-Saham PTDU naik 17,28 persen

-Saham BBYB naik 17,09 persen

Saham-saham yang catat penurunan terbesar antara lain:

-Saham IDEA turun 9,74 persen

-Saham INRU turun 6,99 persen

-Saham ATAP turun 6,93 persen

-Saham BMSR turun 6,90 persen

-Saham KBAG turun 6,84 persen

3 dari 4 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor antara lain:

-Saham TLKM senilai Rp 71,3 miliar

-Saham ITMG senilai Rp 18,7 miliar

-Saham BANK senilai Rp 15,8 miliar

-Saham MNCN senilai Rp 7,8 miliar

-Saham BUKA senilai Rp 7,2 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham ASII senilai Rp 137,3 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 120,5 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 107,2 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 83,7 miliar

-Saham UNTR senilai Rp 32,1 miliar

4 dari 4 halaman

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia sebagian besar tertekan. Indeks Hang Seng turun 1,01 persen, indeks Korea Selatan Kospi melemah 0,60 persen, indeks Jepang Nikkei susut 1,59 persen.

Selain itu, indeks Thailand melemah 0,46 persen, indeks Shanghai merosot 0,20 persen, indeks Singapura tergelincir 1,06 persen dan indeks Taiwan susut 0,08 persen.