Sukses

IHSG Menguat Terbatas, Investor Asing Kejar Saham TLKM hingga TBIG

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melanjutkan penguatan pada awal sesi perdagangan Kamis pagi (25/11/2021). Investor asing melakukan aksi beli saham di awal sesi perdagangan.

Pada pra pembukaan perdagangan, IHSG naik tipis 0,17 persen ke posisi 6.694,97. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG menguat 0,31 persen ke posis 6.704.  Indeks LQ45 menanjak 0,89 persen ke posisi 967,77. Seluruh indeks acuan kompak menghijau.

Pada perdagangan Kamis pagi, IHSG berada di level tertinggi 6.730,79 dan terendah 6.694,79. Sebanyak 241 saham menguat sehingga angkat IHSG. 137 saham melemah dan 204 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 166.673 kali dengan volume perdagangan 2,9 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 1,5 triliun. Investor asing beli saham Rp 141,51 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.250.

Mayoritas sektor saham menghijau. Sementara itu, indeks sektor saham IDXnonsiklikal susut 0,13 persen. Indeks sektor saham IDXtransportasi naik 2,09 persen dan catat penguatan terbesar.

Diikuti indeks sektor saham IDXenergy mendaki 0,91 persen dan indeks sektor saham IDXinfrastruktur menguat 1,19 persen.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham KBLV naik 25 persen

-Saham KJEN naik 24,60 persen

-Saham BINO naik 15,94 persen

-Saham BPTR naik 17,48 persen

-Saham ASSA naik 7,54 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham IDEA turun 9,52 persen

-Saham INDO turun 6,99 persen

-Saham BUKK turun 6,98 persen

-Saham PANI turun 6,82 persen

-Saham PURI turun 6,60 persen

 

PICTURE FIRST: Dilarang Selfie di Masjidil Haram 

3 dari 4 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham TLKM senilai Rp 125 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 39,8 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 9,7 miliar

-Saham BBYB senilai Rp 4,4 miliar

-Saham TBIG senilai Rp 3,7 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham MTEL senilai Rp 9,8 miliar

-Saham INKP senilai Rp 5,6 miliar

-Saham ASII senilai Rp 5,3 miliar

-Saham RANC senilai Rp 5,2 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 4,1 miliar

4 dari 4 halaman

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia bervariasi. Indeks Hang Seng turun 0,22 persen, indeks Korea Selatan Kospi susut 0,40 persen, indeks Shanghai melemah 0,20 persen, indeks Singapura tergelincir 0,15 persen dan indeks Taiwan merosot 0,04 persen. Sementara itu, indeks Jepang Nikkei naik 0,69 persen.

Mengutip laporan Ashmore Asset Management Indonesia, IHSG cenderung sideways pada perdagangan Rabu, 24 November 2021. IHSG berada di posisi 6.683. Sektor saham utilitas mengungguli di antara sektor lainnya.

Saham Harum Energy (HRUM) mencatat kenaikan di antara sektor batu bara karena harga batu bara dan nikel kembali dalam tren naik. Saham bank berkaitan dengan digital menguat. Saham ARTO dan BNBA naik 3-4 persen.