Sukses

Bursa Saham Asia Beragam Imbas Wall Street yang Melemah

Liputan6.com, Jakarta - Bursa saham Asia Pasifik menguat tipis pada perdagangan Kamis pagi (5/8/2021) seiring tekanan terhadap bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street. Hal itu yang membuat indeks Dow Jones turun lebih dari 300 poin.

Di bursa saham Asia, indeks Nikkei 225 naik 0,15 persen pada awal perdagangan. Indeks Topix mendatar. Indeks Korea Selatan Kospi menguat tipis 0,1 persen.

Di Australia, indeks saham ASX200 sedikit berubah. Australia akan merilis data perdagangan Juni pada Kamis pagi. Demikian dilansir dari CNBC, Kamis pekan ini.

Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang cenderung mendatar. Di bursa saham AS, indeks Dow Jones melemah 323,73 poin ke posisi 34.792,67. Indeks S&P 500 merosot 0,46 persen ke posisi 4.402. Indeks Nasdaq naik 0,13 persen menjadi 14.780.

Pergerakan wall street terjadi setelah data pekerjaan dari ADP di bawah harapan. Survei penggajian swasta menunjukkan kenaikan 330.000 pekerjaan pada Juli 2021. Angka ini di bawah perkiraan konsensus 653.000.

Rilis nonfarm payroll Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat yang lebih dicermati investor akan keluar pada Jumat pekan ini.

 

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Indeks Dolar AS

Indeks dolar AS ditransaksikan di posisi 92,28. Angka ini menguat dari posisi sebelumnya 92. Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 109,51 per dolar AS.

Harga minyak pada jam perdagangan di Asia cenderung sedikit berubah. Harga minyak berjangka Brent mendatar di posisi USD 70,38 per barel. Harga minyak berjangka Amerika Serikat naik ke posisi USD 68,18 per barel.

 

  • Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • Wall Street