Sukses

Laju IHSG Galau, Investor Asing Buru Saham BBRI hingga IPTV

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) fluktuaktif pada perdagangan Rabu, (4/8/2021). Sempat menguat pada awal sesi perdagangan, IHSG berbalik arah ke zona merah. Investor asing melakukan aksi jual saham.

Pada pra pembukaan perdagangan, IHSG naik 0,19 persen ke posisi 6.142,47. Pada pukul 09.08 WIB, IHSG melemah 0,14 persen ke posisi 6.122,24. Indeks LQ45 tergelincir 0,08 persen ke posisi 837. Sebagian besar indeks saham acuan merosot.

Awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.154,55 dan terendah 6.117,59. Sebanyak 179 saham menguat dan 152 saham melemah. 195 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 147.142 kali dengan volume perdagangan 2,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 1,4 triliun. Investor asing jual saham Rp 23,5 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.326.

Sebagian besar sektor saham tertekan. Secara sektora, indeks sektoral IDXtechno melemah 1,1 persen dan bukukan penurunan terbesar. Diikuti indeks sektroa IDXIndustri susut 0,68 persen dan IDXBasic tergelincir 0,38 persen.

 

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham PEGE naik 24,44 persen

-Saham ANJT naik 22,48 persen

-Saham BBSI naik 20 persen

-Saham ASJT naik 17,86 persen

-Saham BBYB naik 13,40 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham PNSE turun 6,93 persen

-Saham BCIC turun 6,93 persen

-Saham LMSH turun 6,90 persen

-Saham BATA turun 6,72 persen

-Saham TRIM turun 6,67 persen

3 dari 4 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 36,4 miliar

-Saham BTPS senilai Rp 2,9 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 3 miliar

-Saham ACES senilai Rp 3,8 miliar

-Saham IPTV senilai Rp 1,5 mliliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham MNCN senilai Rp 4,2 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 3 miliar

-Saham BFIN senilai Rp 2,4 miliar

-Saham GGRM senilai Rp 2,3 miliar

-Saham UNTR senilai Rp 2,3 miliar

4 dari 4 halaman

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia pasifik sebagian besar menguat. Indeks Hong Kong Hang Seng naik 1,21 persen, indeks Korea Selatan Kospi menanjak 0,82 persen, indeks Shanghai mendaki 0,47 persen, indeks Singapura menguat 0,62 persen dan indeks Taiwan menanjak 0,22 persen. Sementara itu, indeks Jepang Nikkei susut 0,07 persen.

Mengutip laman Ashmore Asset Management, IHSG naik 0,56 persen pada perdagangan Selasa, 3 Agustus 2021 ke posisi 6.130. Indeks LQ45 menguat 1,01 persen. Sektor semen meningkat signifikan dengan saham Semen Indonesia dan Indocement Tunggal Prakarsa naik lebih dari enam persen.

Saham emiten semen tetap tinggi seiring Indocement mengatakan penjualan akan terus tumbuh pada semester II 2021 dan ada potensi kenaikan harga jual.

Sementara itu, sektor komoditas melemah karena kinerja keuangan dengan pendapatan susut. Saham PT Harum Energy Tbk tertekan 6,9 persen. Di sisi lain, harga komoditas melemah dengan harga nikel susut 1,16 persen dan harga CPO melemah 5-6 persen.