Sukses

Top 3: Daftar Perusahaan yang Ikut Vaksinasi Gotong Royong Sita Perhatian

Liputan6.com, Jakarta - Vaksinasi Gotong Royong bagi karyawan swasta berlangsung mulai Selasa, 18 Mei 2021. Sebanyak 18 perusahaan diketahui akan memulai program vaksinasi tahap pertama tersebut.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Rosan Roeslani mengatakan, inisiatif vaksinasi gotong royong ini disambut baik oleh pelaku usaha.

Hingga saat ini, Rosan menyebutkan ada sekitar 22.736 perusahaan telah mendaftar Vaksinasi Gotong Royong dengan total lebih dari 10 juta pekerja. 

"Ini akan lebih banyak lagi perusahaan yang mendaftar ke kami. Kalau boleh, tidak hanya pegawai dan keluarganya saja. Kalau bisa masyarakat sekitar operasional mereka yang diberikan secara gratis," kata Rosan dalam acara Peninjauan Vaksinasi Covid-19 Gotong Royong untuk Pekerja, Kabupaten Bekasi, Selasa, 18 Mei 2021.

Artikel daftar perusahaan yang ikuti vaksinasi gotong royong perdana mencuri perhatian pembaca di saham. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut sejumlah artikel terpopuler di saham yang dirangkum, Rabu (19/5/2021):

1.Daftar Perusahaan yang Ikuti Vaksinasi Gotong Royong Perdana

Vaksinasi Gotong Royong bagi karyawan swasta berlangsung mulai Selasa, 18 Mei 2021. Sebanyak 18 perusahaan diketahui akan memulai program vaksinasi tahap pertama tersebut.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Rosan Roeslani mengatakan, inisiatif vaksinasi gotong royong ini disambut baik oleh pelaku usaha.

Hingga saat ini, Rosan menyebutkan ada sekitar 22.736 perusahaan telah mendaftar Vaksinasi Gotong Royong dengan total lebih dari 10 juta pekerja. 

"Ini akan lebih banyak lagi perusahaan yang mendaftar ke kami. Kalau boleh, tidak hanya pegawai dan keluarganya saja. Kalau bisa masyarakat sekitar operasional mereka yang diberikan secara gratis," kata Rosan dalam acara Peninjauan Vaksinasi Covid-19 Gotong Royong untuk Pekerja, Kabupaten Bekasi, Selasa, 18 Mei 2021.

Berita selengkapnya baca di sini

2.Peniru Elon Musk Gondol Rp 28,57 Miliar dari Penipuan Uang Kripto

Impersonator atau peniru CEO Tesla Elon Musk telah mencuri setidaknya USD 2 juta atau sekitar Rp 28,56 miliar (asumsi kurs Rp 14.284 per dolar Amerika Serikat) dari investor mata uang kripto berkedok ‘giveaway’. Hal ini diungkapkan oleh Komisi Perdagangan Federal (Federal Trade Commission/FTC).

Dilansir dari CNBC, Selasa (18/5/2021), dalam aksi tersebut, penipu berperan sebagai selebritas atau tokoh terkenal di dunia kripto. Mereka berjanji untuk ‘melipatgandakan’ mata uang kripto yang ditempatkan investor. Namun, penipu ini malah mengantonginya sendiri.

Menurut data yang diterbitkan Senin oleh FTC, penipuan kripto telah melonjak sejak Oktober, mencapai level tertinggi dalam rekor pada kuartal I-2021. 

Berita selengkapnya baca di sini

3.Tak Kalah dari Aksi Gojek-Tokopedia Jadi GoTo, Ini Daftar Merger Perusahaan saat Pandemi COVID-19

Aktivitas merger dan akusisi secara global cukup marak di tengah pandemi COVID-19. Aktivitas merger dan akusisi mencapai USD 1,3 triliun atau naik 94 persen pada kuartal I 2021 dari kuartal I 2020.

Lonjakan aktivitas merger dan akuisisi itu dipicu saham teknologi dan dari perusahaan special purposes acquition corporation (SPAC), demikian berdasarkan data Refinitiv.

Di Indonesia, baru-baru ini diumumkan merger dari dua perusahaan rintisan Gojek dan Tokopedia. Di tengah pandemi COVID-19, Gojek dan Tokopedia akhirnya resmi mengumumkan merger dan membentuk membentuk grup GoTo. Sebelumnya kabar merger ini santer terdengar awal 2021.

Berita selengkapnya baca di sini

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini