Sukses

Top 3: Peluang GoTo Jika IPO Bikin Penasaran

Liputan6.com, Jakarta - Resmi merger, Gojek dan Tokopedia hadir dengan nama GoTo. Kabar ini tentu saja menjadi angin segar bagi para investor yang menunggu saham perusahaan rintisan tersebut melantai di lantai bursa. Lalu bagaimana peluang GoTo saat benar-benar IPO atau initial public offering (IPO) atau menawarkan saham perdana?

Melihat hal ini, Head of Research Samuel Sekuritas, Suria Dharma menyebut, IPO yang akan dilakukan Gojek dan Tokopedia bisa menjadi perusahaan dengan market cap atau kapitalisasi pasar nomor tiga di Indonesia.

"Kalau kita lihat Gross Transaction Value (GTV) secara Grup lebih dari USD 22 miliar. Itu kan berarti sekitar Rp330 triliun, ini harganya belum naik loh. Berarti ini bisa jadi nomor 3 di bawah BCA sama BRI. Jadi lebih besar dari Telkom dengan catatan harga belum naik, kalau ada peluang naik berarti IPO nya gede ya," ujarnya kepada Liputan6.com, Senin, 17 Mei 2021.

Artikel Gojek-Tokopedia merger, bagaimana peluang GoTo jika IPO? menyita perhatian pembaca di saham. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut sejumlah artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Selasa, (18/5/2021).

1.Gojek-Tokopedia Merger, Bagaimana Peluang GoTo Jika IPO?

Resmi merger, Gojek dan Tokopedia hadir dengan nama GoTo. Kabar ini tentu saja menjadi angin segar bagi para investor yang menunggu saham perusahaan rintisan tersebut melantai di lantai bursa. Lalu bagaimana peluang GoTo saat benar-benar IPO atau initial public offering (IPO) atau menawarkan saham perdana?

Melihat hal ini, Head of Research Samuel Sekuritas, Suria Dharma menyebut, IPO yang akan dilakukan Gojek dan Tokopedia bisa menjadi perusahaan dengan market cap atau kapitalisasi pasar nomor tiga di Indonesia.

"Kalau kita lihat Gross Transaction Value (GTV) secara Grup lebih dari USD 22 miliar. Itu kan berarti sekitar Rp330 triliun, ini harganya belum naik loh. Berarti ini bisa jadi nomor 3 di bawah BCA sama BRI. Jadi lebih besar dari Telkom dengan catatan harga belum naik, kalau ada peluang naik berarti IPO nya gede ya," ujarnya kepada Liputan6.com, Senin, 17 Mei 2021.

Berita selengkapnya baca di sini

2.Buruh Ancam Boikot Produk Buntut Demo Tuntut THR, Indomaret Angkat Bicara

PT Indomarco Prismatama (Indomaret), entitas anak PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) menyatakan telah membayar tunjangan hari raya (THR) seluruh karyawan sesuai ketentuan pemerintah. Hal itu termasuk pembayaran THR pada 2020.

Marketing Director PT Indomarco Primatama (Indomaret), Wiwiek Yusuf menuturkan, pihaknya membayar THR sesuai ketentuan pemerintah dan tepat waktu. Pembayaran THR itu juga dilakukan di tengah kondisi pandemi COVID-19.

"THR sudah bayar semua, tidak ada yang tidak dibayar. Tahun lalu (kami-red) bayar sesuai aturan pemerintah, satu kali gaji. Kami tepat waktu (bayar THR-red),” ujar Wiwiek saat dihubungi Liputan6.com, Senin, 17 Mei 2021.

Berita selengkapnya baca di sini

3.Investor Khawatir Kasus COVID-19, Bursa Saham Taiwan Lanjutkan Koreksi

Bursa saham Taiwan merosot pada Senin, (17/5/2021). Hal ini memperpanjang penurunan terbesar lebih dari setahun. Bursa saham Taiwan tertekan seiring pemerintah memperketat pembatasan aktivitas sosial dan bisnis untuk mengendalikan pandemi COVID-19 yang parah.

Indeks saham Taiwan melemah tiga persen pada awal pekan ini. Indeks saham Taiwan sempat turun 4,2 persen seiring pemerintah mendesak perusahaan untuk mengizinkan staf bekerja dari rumah setelah melaporkan 206 kasus lokal baru pada Minggu, 16 Mei 2021.

Indeks saham acuan merosot 8,4 persen pada pekan lalu di tengah kekhawatiran dampaknya pembatasan terhadap pertumbuhan ekonomi. Penurunan itu terbesar sejak Maret 2020, dan mengubah saham Taiwan menjadi saham dengan kinerja terburuk di dunia sepanjang Mei 2021.

Berita selengkapnya baca di sini

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

  • Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • Gojek, platform layanan on-demand dan perusahaan teknologi Tokopedia di Indonesia mengumumkan pembentukan grup GoTo.
    Gojek, platform layanan on-demand dan perusahaan teknologi Tokopedia di Indonesia mengumumkan pembentukan grup GoTo.
    GoTo
  • Top 3
  • Top 3 Saham