Sukses

IHSG Menghijau, Investor Asing Buru Saham BBRI hingga ASII

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada perdagangan saham Selasam (4/5/2021). Akan tetapi, penguatan IHSG masih terbatas di awal sesi perdagangan.

Pada pra  pembukaan perdagangan saham, IHSG naik tipis 0,05 persen atau 2,79 poin ke posisi 5.955,39. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG menguat 0,21 persen ke posisi 5.965. Indeks saham LQ45 menanjak 0,04 persen ke posisi 884,38. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Sebanyak 189 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. Namun, 144 saham melemah sehingga menahan penguatan IHSG. 192 saham diam di tempat. Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di kisaran 5.971-5.951.

Total frekuensi perdagangan saham 114.558 kali dengan volume perdagangan 1,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 726 miliar. Investor asing melakukan aksi jual Rp 4,34 miliar di pasar reguler. Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat dan melemah.

Sektor saham industri dasar naik 0,79 persen, sektor saham aneka industri menguat 0,77 persen dan sektor saham pertanian menanjak 0,61 persen. Sementara itu, sektor saham keuangan melemah 0,99 persen, dan catat penurunan terbesar.

Mengutip laporan Ashmore Asset Management Indonesia, bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street beragam pada perdagangan Senin, 3 Mei 2021. Hal ini terjadi setelah data manufaktur dan kekhawatiran terhadap kendala rantai pasokan, sementara inflasi masih tetap menjadi fokus.

Meski pun permintaan tetap kuat, pabrik-pabrik semakin berjuang dengan melonjaknya harga bahan baku dan rekor tunggakan pesanan di tengah memburuknya kekurangan chip global.  Sementara itu, inflasi diperkirakan meningkat seiring pemulihan ekonomi semakin nyata. 6 dari 11 sektor saham utama di indeks S&P 500 menguat yang didorong sektor saham energi dan bahan baku.

2 dari 4 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham INTD naik 34,75 persen

-Saham AGRS naik 24,41 persen

-Saham MORE naik 22,22 persen

-Saham SAMF naik 20,97 persen

-Saham ICON naik 19,59 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham TEBE turun 6,96 persen

-Saham SUPR turun 6,96 persen

-Saham JSPT turun 6,94 persen

-Saham AKPI turun 6,82 persen

-Saham BEBS turun 6,81 persen

3 dari 4 halaman

Aksi Investor Asing

Investor asing melakukan aksi beli antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 10,4 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 6,4 miliar

-Saham BRPT senilai Rp 2,3 miliar

-Saham ERAA senilai Rp 2 miliar

-Saham ASII senilai Rp 1,8 miliar

Sementara itu, investor asing juga melakukan aksi jual antara lain:

-Saham BBCA senilai Rp 4,9 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 4,7 miliar

-Saham BBTN senilai Rp 2,1 miliar

-Saham MIKA senilai Rp 1,7 miliar

-Saham INTP senilai Rp 1,6 miliar

Bursa saham Asia cenderung beragam. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,21 persen. Indeks saham Korea Selatan Kospi melemah 0,36 persen, indeks saham Singapura susut 0,33 persen dan indeks saham Taiwan tergelincir 1,31 persen.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini