Sukses

Top 3: Antam Raup Laba Bersih Rp 630,37 Miliar pada Kuartal I 2021

Liputan6.com, Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membukukan kinerja positif sepanjang kuartal I 2021. Hal ini ditunjukkan dari pertumbuhan pendapatan dan meraih laba bersih selama tiga bulan pertama 2021.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (3/5/2021), PT Aneka Tambang Tbk meraup penjualan Rp 9,21 triliun pada kuartal I 2021.

Penjualan tersebut tumbuh 77,03 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 5,20 triliun. Beban pokok penjualan tercatat Rp 7,58 triliun, mengalami kenaikan 63,44 persen pada kuartal I 2021 dari periode kuartal I 2020 sebesar Rp 4,64 triliun.

Artikel Antam raup laba bersih Rp 630,37 miliar menyita perhatian pembaca di saham pada Senin, 3 Mei 2021. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut sejumlah artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Selasa, (4/5/2021):

1.Antam Raup Laba Bersih Rp 630,37 Miliar pada Kuartal I 2021

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membukukan kinerja positif sepanjang kuartal I 2021. Hal ini ditunjukkan dari pertumbuhan pendapatan dan meraih laba bersih selama tiga bulan pertama 2021.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 3 Mei 2021, PT Aneka Tambang Tbk meraup penjualan Rp 9,21 triliun pada kuartal I 2021.

Penjualan tersebut tumbuh 77,03 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 5,20 triliun. Beban pokok penjualan tercatat Rp 7,58 triliun, mengalami kenaikan 63,44 persen pada kuartal I 2021 dari periode kuartal I 2020 sebesar Rp 4,64 triliun.

Berita selengkapnya baca di sini

2.Pendapatan Astra Infra Naik 8 Persen pada Kuartal I 2021

 Astra Infra mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 8 persen yoy pada kuartal pertama 2021. Group CEO Djap Tet Fa menuturkan, pendapatan ini sudah termasuk kontribusi dari jalan tol Kebon Jeruk-Ulujami sepanjang 7,7 km yang baru diakuisisi pada November 2020. 

“Untuk tahun ini, Astra Infra berkeyakinan trafik akan lebih baik dibandingkan tahun lalu,” kata dia dalam Virtual Media Gathering, Senin, 3 Mei 2021.

Saat ini, Astra Infra memiliki tujuh ruas jalan tol yang merupakan kombinasi antara tol yang ada di aglomerasi tertentu dan jalan tol konektivitas. Dari tujuh tol tersebut, Fa menyebutkan PT Marga Mandalasakti (Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak/MMS) menjadi kontributor paling besar pada pendapatan ASTRA Infra.

Berita selengkapnya baca di sini

3.Indika Energy Siap Garap Sektor Kendaraan Listrik

PT Indika Energy Tbk (INDY) berencana ekspansi salah satunya ke sektor kendaraan listrik. Hal ini sebagai upaya Perseroan perluas diversifikasi bisnis dengan mengurangi eksposur pendapatan dari batu bara.

Sebelumnya, INDY bersama anak perusahaannya PT Indika Energy Infrastructure mendirikan perusahaan bernama PT Electra Mobilitas Indonesia (EMI) pada 5 April 2021. Perusahaan ini bergerak di sektor kendaraan listrik.

Total investasi untuk pendirian anak usaha itu senilai Rp 40 miliar dengan komposisi PT Indika Energy Tbk sebesar Rp 39,99 miliar dan PT Indika Energy Infrastructure sebesar Rp 1 juta.

Berita selengkapnya baca di sini

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini