Sukses

Top 3: Adhi Karya Siap Terlibat Bangun Ibu Kota Baru

Liputan6.com, Jakarta - Melibatkan banyak pihak, salah satu perusahaan yang akan ikut dalam proyek pembangunan Ibu Kota baru di Kalimantan Timur ialah PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Entus Asnawi Mukhson menyebut, lahan yang luas membuat beberapa pihak harus terlibat untuk mempercepat pembangunan ibu kota baru.

"Penanganan lahan, itu luas sekali. Saya kira akan banyak yang terlibat terutama Karya- karya dan kita tentu akan ikut di pekerjaan itu. Mudah mudahan bisa ikut terlibat Adhi Karya," katanya secara virtual, Rabu, 21 April 2021.

Artikel Adhi Karya siap terlibat bangun ibu kota baru menyita perhatian pembaca di saham pada Rabu, 21 April 2021. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut sejumlah artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Kamis, (22/4/2021):

1.Adhi Karya Siap Terlibat Bangun Ibu Kota Baru

Melibatkan banyak pihak, salah satu perusahaan yang akan ikut dalam proyek pembangunan Ibu Kota baru di Kalimantan Timur ialah PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Entus Asnawi Mukhson menyebut, lahan yang luas membuat beberapa pihak harus terlibat untuk mempercepat pembangunan ibu kota baru.

"Penanganan lahan, itu luas sekali. Saya kira akan banyak yang terlibat terutama Karya- karya dan kita tentu akan ikut di pekerjaan itu. Mudah mudahan bisa ikut terlibat Adhi Karya," katanya secara virtual, Rabu, 21 April 2021.

Berita selengkapnya baca di sini

2.Saham Syariah Melonjak 84 Persen dalam Satu Dekade

Dalam 10 tahun terakhir, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kenaikan yang signifikan dari pasar modal syariah. Terhitung sejak 2011 hingga 16 April 2021, jumlah saham syariah meningkat hingga 84 persen.

Kepala Divisi Pengembangan Bisnis BEI Ignatius Denny Wicaksono mengatakan, peningkatan jumlah saham syariah sejalan dengan kapitalisasi pasar syariah yang meningkat 6,4 persen. Kapitalisasi pasar itu menjadi Rp 3.493 triliun per 16 April 2021, dibandingkan Rp 1.968 triliun pada 2011.

"Rata-rata nilai transaksi harian juga meningkat 14,6 persen per tahun menjadi Rp 8,54 triliun per hari pada 16 April 2021," kata dia dalam Edukasi Wartawan Pasar Modal dengan tema Peluncuran Indeks IDX-MES BUMN 17, Rabu, 21 April 2021.

Berita selengkapnya baca di sini

3.Kepemilikan Investor Asing di Pasar Saham RI Merosot, Ada Apa?

 Kepemilikan asing di pasar saham Indonesia kian menyusut sepanjang kuartal I 2021. Sebaliknya, di saat yang bersamaan kepemilikan investor domestik justru meningkat.

Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi mengatakan, hal ini disebabkan inflasi di AS yang naik signifikan dibanding dengan Indonesia. Selain itu, juga ada kekhawatiran mengenai rentetan aksi teror dan bencana sebelumnya.

Hingga Maret 2021, KSEI mencatat total aset dalam sistem C-BEST atau bursa saham Indonesia mencapai Rp 4.644,56 triliun. Angka ini naik 5,79 persen dari posisi per akhir 2020 lalu sebesar  Rp 4.390,44 triliun.

Berita selengkapnya baca di sini

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini