Sukses

Top 3: Astra Agro Lestari Tebar Dividen 45 Persen dari Laba Bersih 2020

Liputan6.com, Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) memutuskan pembagian dividen sebesar 45 persen dari laba bersih perseroan tahun buku 2020, atau Rp 195 per saham.

SVP Communication and Public Affairs PT Astra Agro Lestari Tbk, Tofan Mahdi menuturkan, pembagian dividen tunai tersebut sudah termasuk dividen interim Rp 42 per saham.

“Dividen yang dibagikan adalah Rp 195 per saham sudah memperhitungkan dividen interim sebesar Rp 42 per lembar yang telah dibagikan pada 19 Oktober 2020,” ujar dia kepada Liputan6.com, Rabu, 14 April 2021.

Artikel Astra Agro Lestari tebar dividen 45 persen dari laba bersih 2020 menyita perhatian pembaca di saham. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut tiga artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Kamis, (15/4/2021):

1.Astra Agro Lestari Tebar Dividen 45 Persen dari Laba Bersih 2020

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) memutuskan pembagian dividen sebesar 45 persen dari laba bersih perseroan tahun buku 2020, atau Rp 195 per saham.

SVP Communication and Public Affairs PT Astra Agro Lestari Tbk, Tofan Mahdi menuturkan, pembagian dividen tunai tersebut sudah termasuk dividen interim Rp 42 per saham.

“Dividen yang dibagikan adalah Rp 195 per saham sudah memperhitungkan dividen interim sebesar Rp 42 per lembar yang telah dibagikan pada 19 Oktober 2020,” ujar dia kepada Liputan6.com, Rabu, 14 April 2021.

Berita selengkapnya baca di sini

2.Bernard Madoff, Raja Skema Ponzi Meninggal Dunia

Bernard L. Madoff, mantan pemodal yang menjalankan skema ponzi terbesar dalam sejarah meninggal dunia pada Rabu, (14/4/2021). Ia meninggal dalam usia 82 tahun.

The Federal Bureau of Prison atau Biro Penjara Amerika Serikat (AS) mengkonfirmasi kematian Bernad Madoff di Pusat Medis Federal di Butner, Carolina Utara. Demikian mengutip dari laman BBC.

Madoff menjalani hukuman 150 tahun setelah dia mengakui pada 2009 telah menipu investor melalui skema ponzi yang dibayarkan menggunakan uang investor. Nilai kerugian karena skema ponzi tersebut diperkirakan mencapai USD 65 miliar. 

Berita selengkapnya baca di sini

3.Lirik Sektor Mineral, WIKA Enggan Investasi Jalan Tol pada 2021

Menghadapi pandemi yang terjadi tahun lalu, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyiapkan beragam strategi agar mampu bertahan. Meski mengalami kesulitan, perusahaan pelat merah ini menegaskan pihaknya tidak melakukan PHK karyawan.

"Selain likuiditas keuangan yang baik, kita juga menjaga kesehatan karyawan dan melakukan efisiensi biaya. Kita enggak muluk muluk jadi saat pandemi goal kita itu menjadi perusahaan yang paling siap dari sisi keuangan dan profit," kata Direktur Utama Wijaya Karya Agung Budi Waskito secara virtual, Rabu, 14 April 2021.

Tak hanya itu, tahun lalu WIKA juga mengaku tak mencari laba dan proyek besar. Pihaknya hanya ingin bertahan dengan melakukan beberapa strategi salah satunya melakukan stresing test.

Berita selengkapnya baca di sini

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini