Sukses

Mengintip Sektor Saham Pilihan pada 2016

Liputan6.com, Jakarta - Kinerja pasar modal tahun 2016 diperkirakan lebih baik dari tahun lalu. Hal tersebut tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang diperkirakan menembus level 4.700.

Analis LBP Enterprises Lucky Bayu Purnomo mengatakan, pelaku pasar akan merespons kebijakan-kebijakan pemerintah terutama di bidang ekonomi.

"Tahun kemarin banyak dinamikanya karena iklim politik kurang baik, tapi pemerintah keluarkan kebijakan, pemerintah harus serius dengan apa yang dibuat sendiri," kata dia kepada Liputan6.com seperti ditulis di Jakarta, Selasa (5/1/2016).

Hal itu juga ditambah dengan realisasi pembangunan infrastruktur. Sehingga mendorong geliat perekonomian.

Meski begitu, Lucky mengatakan terdapat tantangan pada perekonomian nasional. Tantangan tersebut yakni tingginya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang masih dipatok 7,5 persen. Menurut Lucky, BI seharusnya berani mengambil keputusan unt‎uk menurunkan suku bunga.

"Harusnya dicoba kalau negatif Rapat Dewan Gubernur (RDG) punya hak untuk kembalikan lagi," tambahnya.

Pihaknya menuturkan, sektor infrastruktur, perbankan dan properti bakal menjadi primadona tahun ini. Sedangkan analis PT BNI Securities Thendra Crisnanda menuturkan sektor saham konstruksi, perbankan, dan infrastruktur dapat menjadi pilihan pada 2016.

Sektor saham itu menjadi pilihan lantaran proyek infrastruktur pemerintah yang masih berlanjut pada 2016.

Sejumlah rekomendasi saham antara lain, PT Waskita Karta Tbk (WSKT), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT PP Tbk (PTPP), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Agung Podomoro Land Tbk (APLB), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI). (Amd/Ahm)

 

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini
**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6