Sukses

Kisah Serda Nekat 'Bakar' Semangat Anak-Anak Banggai untuk Belajar dan Mengaji

Liputan6.com, Palu - Seorang Anggota TNI di Kabupaten Banggai di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah menjadi guru secara rutin di rumahnya untuk anak-anak selama pandemi Covid-19. Tidak hanya pelajaran sekolah, anggota Babinsa tersebut juga mengajar baca Al-Qur'an untuk anak-anak.

Aksi terpuji itu dilakukan oleh Serda Nekat. Dia bertugas sebagai Babinsa Koramil 1308-03/Batui Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai. Di rumahnya di Desa Jaya Kencana, sudah lebih dari sebulan dia dan istrinya mengambil peran pengajar anak-anak di desa itu saat belajar mengajar formal di sekolah masih urung dilakukan karena pandemi Covid-19.

Setiap hari dimulai pukul 16.30 sampai 18.30 Wita, personel TNI AD itu mengumpulkan belasan anak-anak dari jenjang TK hingga anak kelas 6 SD di desanya untuk belajar baca tulis, pelajaran sekolah, bahkan mengaji. Protokol kesehatan sebelum belajar juga ajarkan ke anak-anak. Mencuci tangan menjadi kewajiban setiap anak sebelum memulai belajar.

"Selain pelajaran sekolah, mereka kami ajarkan pula pelajaran agama Islam seperti salat dan baca. Saya dibantu istri yang kebetulan hanya berprofesi sebagai ibu rumahtangga," kata Serka Nekat, Sabtu (8/8/2020).

Serda Nekat mengaku inisiatif menjadi pengajar itu untuk membantu para guru di sana. Selain itu, hal tersebut juga untuk memanfaatkan waktu luang anak-anak di desanya yang lebih demi mendapat ilmu selain bermain.

Terlebih menurutnya sebagai Babinsa aksi itu termasuk kewajiban TNI yakni menjadi contoh dalam sikap dan kesederhanaannya termasuk menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

Kini inisiatif Serda Nekat sudah menjadi kegiatan rutin di desa itu. Para orangtua anak-anak pun mengaku terbantu dengan adanya kegiatan saban sore di Dusun 2 RT 5, Desa Jaya Kencana itu.

"Sekarang anak saya setiap sore menjelang magrib sudah bersiap ke rumah pak Nekat untuk belajar bersama kawan-kawannya. Kami berterima kasih pada pak Nekat yang mau menyisihkan waktunya mengajarkan anak kami," Darmono, salah satu warga setempat menuturkan.

2 dari 2 halaman

Simak video pilihan berikut ini: