Sukses

Bukan Akibat Corona COVID-19, Satpam Tergeletak di Medan Sakit Jantung

Liputan6.com, Medan Seorang Satuan Pengamanan atau Satpam di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), tergeletak secara tiba-tiba di depan Kantor Pemberdayaan Perempuan yang berada di kawasan Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Medan Baru.

Foto yang menunjukkan kondisi Satpam tersebut secara cepat meluas melalui WhatsApp, bahkan banyak yang mengira tergeletaknya Satpam tersebut di jalanan akibat terpapar virus corona COVID-19.

Untuk meluruskan dan meredakan kabar tersebut, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Medan Baru, Martuasah Tobing mengatakan, Satpam yang diketahui bernama Yakub Handoko tersebut, tergeletak akibat sakit jantung atau hipertensi.

"Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Pria itu bernama Yakub Handoko, 35 tahun, warga Jalan Tanjung Mulia Raya, Gang Banten. Dia Satpam di PT Srikandi dan bertugas di PT Industri Nabati Lestari," kata Martuasah, Sabtu (28/3/2020).

Dijelaskan Kapolsek, saat peristiwa itu terjadi, Satpam tersebut sedang bertugas piket dan hendak membeli obat ke warung. Namun tiba-tiba mengalami pitam atau pening, sehingga terjatuh di depan trotoar, depan Kantor Pemberdayaan Perempuan, Jalan Iskandar Muda.

Melihat peristiwa tersebut petugas yang datang langsung membawanya ke rumah sakit terdekat. Setelah dilakukan konfirmasi dengan dokter yang di rumah sakit, korban menderita penyakit jantung atau hipertensi, bukan akibat virus corona COVID-19.

"Pihak dari Dirut PT Industri Nabati Lestari memberikan klarifikasi bahwasanya Satpam tersebut tidak ada kaitan dengan virus corona COVID-19. Korban diopname di Rumah Sakit Vina Estetika karena masih pusing," jelasnya.

 

2 dari 3 halaman

Tergeletak di Samping Sepeda

Sebelumnya beredar video seorang pria memkai kaos, celana panjang, dan topi, tergeletak di pinggir jalan tepat di samping sepeda. Video sempat viral di media sosial, bahkan banyak masyarakat yang hanya melihat pria tersebut.

Dalam video berdurasi 22 detik itu tertulis, "Kejadian terjadi pada Jumat 27.03.20 pukul 16.30 di JLN HM. YAMIN. SIMP. GAHARU MEDAN."

Kapolsek Medan Timur Kompol M. Arifin membenarkan kejadian tersebut. Namun pada saat petugas mendapat laporan terkait kejadian itu, pria tersebut sudah tidak ada lagi di lokasi.

"Iya kejadian kemarin sore," terangnya.

Diungkapkan Arifin, pria tersebut terjatuh dikarenakan adanya penyakit yang dideritanya, yaitu mengalami sakit asam lambung. Pernyataan ini sekaligus meredakan kekhawatiran masyarakat di tengah pandemi virus corona COVID-19.

"Saat datang petugas, ternyata dia sudah pergi. Info di lokasi, sakit asam lambung," tandasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video pilihan berikut: