Sukses

5 'Surga Tersembunyi' di Banten

Liputan6.com, Banten - Indonesia merupakan negara dengan jejeran pulau besar dan kecil yang saling tersambung. Pesona Indonesia yang indah salah satunya di Banten. Kawasan ini memliki ragam pesona pantai yang menarik dan indah. Berikut Liputan6.com rangkum menjadi lima surga tersembunyi di Banten.

Pulau Sangiang

Menikmati Pulau Sangiang yang secara administratif masuk dalam Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten, bisa dimulai dari Pelabuhan Anyer yang berjarak 30 km dari Kota Serang. Dari sini, pengunjung bisa menyewa perahu kemudian dilanjutkan dengan perjalan selama 1 jam sebelum tiba di Dermaga Pulau Sangiang.

Pulau Sangiang dahulu pernah dijadikan sebagai destinasi wisata unggulan dengan taraf internasional. Ini terlihat dari sisa-sisa bangunan hotel dan rumah sakit yang bisa dilihat di pulau ini. Namun, karena krisis moneter yang menimpa Indonesia pada tahun 1998, proyek besar ini pun ikut kena imbas dan akhirnya dihentikan.

Satu lagi yang menarik, di pantai ini ada menara pantau yang letaknya terdapat di pojok kanan pantai. Menara yang memiliki ketinggian mencapai 30 meter ini digunakan TNI AL yang bertugas di Pulau Sangiang untuk melihat keadaan laut dan kapal yang sering hilir mudik di sekitar pulau ini.

2 dari 5 halaman

Pulau Peucang

Wisatawan akan melihat langsung lebih dekat fauna asli Taman Nasional ujung Kulon di Pulau Peucang. Hewan-hewan seperti rusa, kera, hingga babi hutan sangat mudah terlihat oleh wisatawan di pulau ini.

Begitu juga dengan pantainya. Pasir putih dengan karakteristiknya yang lembut merupakan hiasan yang ditawarkan pantai di Pulau Peucang. Airnya dihiasi dengan gradasi warna biru muda di tepi dan biru tua pada bagian tengah. Keindahan warna-warna air ini seakan menghasut wisatawan untuk langsung merasakannya.

3 dari 5 halaman

Pantai Tanjung Layar

Perjalanan menuju Pantai Tanjung Layar, pengunjung akan melewati Pantai Pasir Putih yang menjadi primadona tujuan wisatawan di Desa Sawarna. Pohon-pohon kelapa yang menjulang tinggi menjadi teman setia yang menemani saat berjalan melewati jalan-jalan setapak.

Pilihan lain bagi pengunjung yang tidak kuat berjalan bisa menggunakan ojek yang mudah ditemukan di area penginapan. Pengunjung dapat mengatur kesepakatan dengan para tukang ojek yang berada di sini.

Sampai di Pantai Tanjung Layar, tebing dengan ketinggian mencapai sekitar 20 meter di bagian tengah pantai seperti menyita perhatian mata kita untuk melihatnya. Bentuknya sekilas menyerupai layar perahu kayu yang tinggi menjulang dengan layarnya yang lebar. Pada bagian tengah tebing, seakan terbagi dua dengan celah yang hampir putus.

4 dari 5 halaman

Pantai Karang Bolong

Pada mulanya, pantai ini bernama Pantai Karang Suraga. Keunikan pantai ini terletak pada salah satu tebing yang berlubang di tengahnya.

Menurut ahli geologis, lubang atau bolongan yang terdapat di tebing tercipta karena kikisan air laut yang berlangsung sangat lama.

Namun, versi lain menyebutkan, lubang tersebut ada karena imbas letusan mega dahsyat Gunung Krakatau yang terjadi pada tahun 1883.

5 dari 5 halaman

Pantai Gua Sarah

Aktivitas di Pantai Gua Sarah tidak hanya menikmati pemandangan yang tersedia. Pengunjung juga bisa merasakan air dan gelombang ombak sebagai arena bermain.

Namun pengunjung diharapkan untuk berhati-hati karena letaknya di pesisir selatan Jawa dengan ombak yang sangat besar dan bisa berbahaya.

Selain pantai, di area ini terdapat gua yang letaknya di pojok kanan pantai. Namanya Gua Sarah, sesuai dengan nama destinasi wisata ini. Konon, nama Sarah merupakan sosok gadis yang dahulu menjadi rebutan para Jawara Banten.

Sudah tidak diragukan bukan? Rekomendasi di atas bisa menjadi alternatif liburan kamu. Sekarang pilih tempat yang akan kamu kunjungi terlebih dahulu.

 

Akhmad Mundzirul Awwal/PNJ.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Gempa Magnitudo 4,9 Menggoyang Lebak Banten, Terasa di Jakarta
Artikel Selanjutnya
Menilik Asal-usul Penamaan Banten