Sukses

Nyaris Roboh, Atap Terminal Pilangsari Sragen Diganjal Bambu

Sragen - Pemandangan tragis terlihat di ruang tunggu Terminal Pilangsari, Sragen. Sebanyak 9 batang bambu berdiri menyanggah atap tuang tunggu tersebut yang sudah hampir roboh.

Rita, seorang anggota staf Terminal Pilangsari mengatakan, tahun lalu hanya satu tiang  yang digunakan untuk menyangga kuda-kuda plafon. Belakangan semakin parah dan tiang penyangganya bertambah sejak dua bulan lalu karena kondisinya semakin parah.

"Untuk imbauan, kami pasang MMT agar pengunjung berhati-hati dengan kondisi bangunan itu," katanya dikutip Solopos.com, Kamis (23/5/2019).

MMT itu dipasang di dinding ruang tunggu. MMT itu bertuliskan "Mengingat kondisi bangunan bagian atas sangat membahayakan, dimohon pengguna ruang tunggu terminal lebih waspada dan hati-hati. Hindari duduk atau istirahat di bawahnya".

Sementara itu, Kepala Terminal Pilangsari, Sabarmanto mengatakan, kondisi ruang tunggu terminal yang dibangun 1994 yang rusak itu belum diperbaiki sampai sekarang. Dia mengaku sudah mengambil langkah preventif untuk semata-mata menjaga keselamatan bersama, khususnya pengguna fasilitas terminal.

“Perlu diketahui sebenarnya terminal ini sudah menjadi prioritas utama dalam pembenahan fisik di Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah. Dengan banyak pertimbangan, untuk pembangunannya kalau tidak ada perubahan setelah Lebaran tahun ini,” ujarnya.

Sabar mengaku belum tahu nilai anggarannya karena berada di Dishub. Sabar yang bertugas di terminal merasa bersyukur ada pembangunan terminal. Untuk persiapan mudik Lebaran, Sabar segera berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Dishub Sragen, Dinas Kesehatan Sragen, dan unsur kepolisian Sragen.

Baca juga berita Solopos.com liannya di sini.

 

Simak juga video pilihan berikut ini:

Loading