Sukses

Pria di Aceh Selamat Meski Kepalanya Diterkam Buaya, Kok Bisa?

Liputan6.com, Aceh Singkil - Nasib Yoleares alias Ama Tebi (33) sungguh beruntung. Nelayan Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil ini, selamat dari terkaman buaya

Ama Tebi selamat setelah lima menit bergumul dengan hewan ganas tersebut pada Selasa, 9 Oktober 2018, malam, saat ia dan tiga rekannya melaut.

Ama Tebi dan tiga rekannya melaut di sekitaran Pulau Matahari, Kecamatan Pulau Banyak Barat, yang memang dikenal sebagai sarang buaya.

Kejadian itu berawal saat Ama Tebi terjun ke laut untuk melihat hasil tangkapannya.  Ama Tebi tak menyadari ada seekor buaya mendekatinya. Tiba-tiba saja kepalanya diterkam oleh buaya tersebut.

Ama Tebi berupaya melepaskan dirinya dan bergelut dengan hewan yang hendak memangsanya itu. Beruntung sang buaya tersebut melepas gigitannya.

"Saya Lagi berada di dalam laut. Tiba-tiba buaya itu menerkam kepala saya. Saya mencoba melepaskan kepala saya dari mulutnya. Tapi entah kenapa tiba-tiba dilepasnya. Itu kejadian pukul 23.30 WIB," kisah Ama Tebi kepada Liputan6.com, Kamis (11/10/2018).

Melihat Ama Tebi dalam kondisi sekarat, ketiga rekannya, Ama Ifan, Reliaman, dan Ama Boyi menyelematkan Ama Tebi dan membawanya ke darat. Ama Tebi diobati oleh petugas medis dari Puskesmas setempat.

Ia mendapat luka-luka di bagian kepalanya. Namun ia tak mempermasahkan luka-luka tersebut. Baginya, yang penting nyawanya terselamatkan. "Sudah diobati bang, tapi belum sembuh," ujar Ama Tebi.

Kepala Puskesmas Pulau Banyak Barat, dr. Zulmahdi, yang membenarkan kejadian yang menimpa Ama Tebi. Dan Ama Tebi sudah ditangani petugas media setempat.

"Korban sudah ditangani oleh petugas medis kita. Ia mengalami luka-luka di bagian kepalanya akibat diterkam buaya. Korban berada di rumahnya saat ini," kata Zulmahdi.

* Update Terkini Asian Para Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru di Sini.

Saksikan video pilihan berikut ini:

 

Artikel Selanjutnya
Menyingkap Fenomena 'Aceh Gila' Saat Zaman Kolonial Belanda
Artikel Selanjutnya
Teror Kawanan Gajah Liar di Pidie Jaya Aceh