Sukses

Menkominfo: Mudik dan Idul Fitri 2022 Langkah Awal Pandemi Beralih ke Endemi di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Menkominfo (Menteri Komunikasi dan Informatika) Johnny G. Plate menilai Ramadan dan perayaan Idul Fitri tahun ini sangat penting bagi warga Indonesia.

Hal ini karena mudik Lebaran dan perayaan Idul Fitrii 1443 H berjalan dengan lancar, meski di tengah pandemi.

Menkominfo mengapresiasi masyarakat yang bersilaturahmi dengan keluarga tetap menjaga protokol kesehatan, dan menjaga kelancaran perjalanan mudik.

Ia menuturkan, pelaksanaan mudik dan Lebaran yang lancar kali ini bisa menjadi awal dari pengakhiran pandemi Covid-19 di Indonesia.

"Saya tentu berharap mudik kali ini menjadi indikator penting Indonesia berhasil mengendalikan pandemi dan sebagai awal dari pengakhiran pandemi," tuturnya seperti dikutip dari siaran pers yang diterima.

"Hal ini juga menjadi indikator awal dari kita menuju situasi lingkungan endemi Covid-19 di Indonesia dan di dunia."

Dalam kesempatan tersebut, Menkominfo juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri untuk seluruh sivitas Kemkominfo. Turut hadir dalam acara tersebut adalah Sekretaris Jenderal Kemkominfo Mira Tayyiba.

Mira menuturkan, silaturahmi yang digelar dalam bingkai halal bihalal ini sesungguhnya sejalan dengan salah satu tugas Kemkominfo, yakni connect the unconnected. Namun, menurutnya, penyediaan akses internet saja tidak cukup.

"Kita harus mengambil beberapa langkah lebih maju seperti meningkatkan literasi dan kecakapan digital, serta menjaga ruang digital dari hoaks dan konten negatif demi mewujudkan pemanfaatan teknologi digital yang tidak saja inklusif tetapi juga lebih produktif dan lebih bermakna," ujarnya.

Ia pun mengharapkan semangat silaturahmi dapat menjadi energi dalam menyelesaikan program kerja Kemkominfo.

Harapannya, energi positif dan perasaan riang setelah berkumpul dengan keluarga di Idul Fitri dapat terus dibawa dalam bekerja untuk menyelesaikan berbagai program kerja sekaligus target.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

**Pantau arus mudik dan balik Lebaran 2022 melalui CCTV Kemenhub dari berbagai titik secara realtime di tautan ini

2 dari 3 halaman

Menkominfo Pastikan KesiIapan Layanan Telekomunikasi Saat Mudik dan Lebaran 2022

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate. (Foto: Kemenkominfo)

Sebelumnya, Menkominfo (Menteri Komunikasi dan Informatika) Johnny G. Plate memastikan kesiapan operator seluler dalam antisipasi perjalanan mudik termasuk Lebaran 2022. Johnny juga mengunjungi pusat sistem pemantauan Telkom yang ada di Cirebon.

"Saya baru saja melakukan monitoring persiapan antisipasi perjalanan mudik 2022, dan dapat saya sampaikan operator seluler sudah menyiapkan persiapan yang baik, berkaitan dengan infrastruktur, personel, maupun surveillance system ," tutur Menkominfo dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (29/4/2022).

Menurut Johnny, persiapan matang ini dibutuhkan karena sudah sekitar dua tahun masyarakat tidak bisa pulang ke kampung halaman karena pandemi Covid-19. Selain itu, masyarakat saat ini telah terbiasa menggunakan gadget dalam aktivitasnya.

Oleh sebab itu, Johnny menuturkan, ketersediaan bandwidth menjadi sangat penting agar layanan telekomunikasi tetap dapat dinikmati dengan baik oleh masyarakat. Terlebih saat ini, menurut Johnny, juga sudah mulai terlihat perubahan traffic data dari kota besar ke kota-kota tujuan mudik.

 

3 dari 3 halaman

Operatos Seluler Siap Pantau Jaringan Seluler

Teknisi melakukan pengecekan audit data jaringan 3G dan 4G pada tiang monopol di Jalan Diponegoro, Jakarta, Sabtu (24/8/2019). Selama ini, fasilitas internet yang disediakan pemerintah masih didominasi sinyal 3G. (merdeka.com/Imam Buhori)

Selain memastikan kesiapan, Johnny juga menyampaikan pada para operator seluler dalam melakukan pemantauan untuk bisa berkoordinasi dengan surveillance system dari Kemkominfo. Ia menuturkan, ada tiga surveillance system yang telah beroperasi penuh di Kemkominfo saat ini.

"Yang pertama Pusat Monitoring Telekomunikasi Kominfo yang memonitoring bandwidth untuk memantau quality of service, quality of experience telekomunikasi di seluruh Indonesia," tuturnya menjelaskan.

Surveillance system yang kedua dimiliki BLU BAKTI. Sistem ini akan memantau backbone jaringan fiber optik di darat dan laut, monitoring akses internet atau penggunaan satelit, termasuk permasalahannya.

Terakhir untuk mendukung bulan Ramadhan dan Lebaran kali ini, cyber drone dan pengendalian Kemkominfo di ruang digital juga beroperasi penuh untuk bisa memberikan kenyamanan ruang digital bagi masyarakat.

"Dengan melakukan tindakan tegas selama Ramadhan, termasuk melakukan take down atas konten yang tidak seharusnya," tuturnya. Ia juga menutuirkan, pemerintah bekerja sama dengan ekosistem untuk memastikan infrastruktur fisik maupun digital bisa memberikan layanan yang memadai selama perjalanan mudik tahun ini.

(Dam/Ysl)