Sukses

Minum Kopi di Bulan Puasa, Amankah?

Liputan6.com, Jakarta - Minum kopi menjadi salah satu cara yang banyak dilakukan masyarakat untuk menjaga agar tetap bisa melek sepanjang hari. Namun, di saat puasa, amankah seseorang mengonsumsi minuman berkafein ini?

Tirta Prawita Sari, spesialis gizi klinik RS Pondok Indah-Pondok Indah mengatakan bahwa apabila seseorang sudah terbiasa minum kopi, tidak masalah untuk mengonsumsinya di bulan Ramadan.

"Mungkin dapat dikurangi saja jumlah kopinya," kata Tirta dalam siaran pers yang diterima Health Liputan6.com, ditulis Kamis (15/4/2021).

Ia mencontohkan, apabila biasanya minum dua sendok teh kopi, maka seseorang bisa menguranginya menjadi satu sendok teh saja.

"Namun jika Anda merasa tidak ada masalah, misalnya pada perut, masalah lambung, dan dehidrasi, maka Anda dapat tetap menerapkan kebiasaan lama," kata Tirta.

Tirta mengungkapkan bahwa efek diuresis (peningkatan produksi urin yang merupakan efek samping konsumsi kafein), sangat mungkin terjadi. Namun hal ini juga tergantung dari jumlah dan jenis kopi.

2 dari 4 halaman

Waspada Minum Kopi Saat Sahur

Selain itu, Tirta juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati jika mengonsumsi kopi saat sahur. Hal ini karena dapat berpotensi memberikan efek diuresis sehingga bisa menyebabkan dehidrasi.

"Jika tidak perlu benar minum kopi, maka tidak perlu minum kopi saat sahur," katanya menyarankan.

Tirta mengatakan bahwa penerapan kebiasaan baru memang membutuhkan waktu. Ia mengatakan, apabila ngopi di pagi hari sudah jadi kebiasaan, maka sebenarnya orang bisa mulai berlatih untuk tidak mengonsumsinya dua pekan sebelum puasa.

"Namun sekali lagi, tidak semua orang akan mengalami keadaan ini. Apabila Anda sudah terbiasa, maka tetap dapat menerapkan kebiasaan lama, atau dengan mengurangi jumlah takaran kopi yang diseduh," katanya.

3 dari 4 halaman

Infografis Kopi Indonesia

4 dari 4 halaman

Saksikan Juga Video Menarik Berikut Ini