Sukses

7 Manfaat Minum Air Putih yang Cukup saat Puasa dan Ketentuannya

Liputan6.com, Jakarta Manfaat minum air putih yang cukup saat puasa bisa menjaga kesehatan tubuh. Dengan kewajiban untuk menahan haus selama siang hari berpuasa, kamu perlu mengatur pasokan cairan yang ada di dalam tubuh.

Kalau tidak bisa mengatur asupan air selama berpuasa, maka kamu akan sering merasa haus saat berpuasa. Apalagi masih ada masalah-masalah lain seperti bibir kering dan pecah-pecah, serta merasa lemas.

Manfaat minum air putih yang cukup saat puasa tidak hanya menghindarkan dari penyakit, juga membuat puasa berjalan lancar. Oleh karena itu, kamu perlu memenuhi asupan cairan selama berpuasa dengan mengikuti ketentuan minum saat puasa yang tepat.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (12/4/2021) tentang manfaat minum air putih yang cukup saat puasa.

2 dari 5 halaman

Manfaat Minum Air Putih yang Cukup saat Puasa

Menyehatkan Pencernaan

Manfaat minum air putih yang cukup saat puasa dapat menyehatkan pencernaan.  Apalagi, selama bulan puasa ini keluhan sembelit dan sakit maag sering kali menyerang.  

Kandungan chloride dalam air mineral dapat mempercepat kerja lambung serta meningkatkan kerja usus dan produksi asam empedu dalam mengolah makanan, sehingga sistem pencernaan menjadi lebih efektif.

Tidak hanya memiliki kandungan mineral, air juga dapat melancarkan kerja usus besar sehingga buang air besar tetap lancar selama berpuasa. Namun, ini harus diimbangi asupan serat yang cukup, yaitu dengan mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan.

Menjaga Metabolisme Tubuh

Metabolisme tubuh juga bisa terjaga dengan manfaat minum air putih yang cukup saat puasa.

Kandungan magnesium, mangan, dan chromium di dalam air mineral juga dapat mengoptimalkan metabolisme nutrisi yang kita dapatkan dari makanan saat sahur atau berbuka.

Namun, perlu diingat, untuk meningkatkan metabolisme tubuh, kamu juga harus aktif bergerak, rutinolahraga, tidur yang cukup, dan mengonsumsi makanan yang sehat, khususnya makanan yang kaya akan protein.

3 dari 5 halaman

Manfaat Minum Air Putih yang Cukup saat Puasa

Mempertahankan Energi dalam Tubuh

Manfaat minum air putih yang cukup saat puasa juga dapat menjaga tubuh tetap berenergi. Kekurangan cairan dapat membuat tubuh merasa lemas, mudah lelah, dan tidak berenergi.

Air mineral mengandung kalium yang berperan penting untuk mengaktifkan sistem saraf dan otot. Oleh karena itu, mencukupi konsumsi air mineral bermanfaat untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan bersemangat saat menjalankan aktivitas selama puasa.

Bahkan, minum air putih saat perut kosong bisa membuat tubuh langsung aktif. Ini merangsang sel darah merah untuk tumbuh lebih cepat yang menghasilkan lebih banyak oksigen dan energi.

Hidrasi Tubuh

Air putih, baik dingin maupun hangat bisa membantu tubuh untuk tetap terhidrasi. Minum air putih yang cukup bisa membantu mencegah dehidrasi setelah menahan haus seharian. Air diperlukan untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Membiasakan minum air secara teratur dalam keadaan perut kosong dapat bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh untuk mencegah infeksi.

4 dari 5 halaman

Manfaat Minum Air Putih yang Cukup saat Puasa

Memelihara Kesehatan Kulit

Konsumsi air mineral sebanyak 8 gelas per hari merupakan salah satu perawatan kulit yang perlu dilakukan secara rutin, termasuk saat bulan puasa. Memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi air mineral selama berpuasa membawa banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Namun, perhatikan juga kualitas air yang diminum, karena tidak semua air mineral itu sama.

Bantu Penurunan Berat Badan

Air putih membantu tubuh menyerap nutrisi dan membuang limbah. Minum air putih juga dapat meningkatkan perasaan kenyang dan mencegah makan terlalu banyak. Efek ini dapat membantu menurunkan berat badan dan mencegah kenaikan berat badan saat puasa.

Minum air hangat membangunkan sistem kontrol suhu tubuh. Saat tubuh mengkompensasi suhu hangat air, ia menurunkan suhu internal, dan mengaktifkan metabolisme.

Kurangi Racun dalam Tubuh

Air hangat juga bisa berperan sebagai detoksifikasi tubuh. Ketika air cukup panas untuk menaikkan suhu tubuh seseorang, ia bisa menyebabkan keringat. Berkeringat mengeluarkan racun dan dapat membantu membersihkan pori-pori. Racun tubuh juga bisa keluar melalui urin. Semakin banyak minum air, semakin banyak pula urin yang dikeluarkan untuk mendetoksifikasi tubuh.

5 dari 5 halaman

Ketentuan Minum Air Putih saat Puasa Ramadan

Untuk memenuhi kebutuhan air harian kamu di bulan puasa, waktu berbuka dan waktu sahur akan menjadi waktu yang krusial. Karena pada waktu-waktu inilah kamu bisa mengonsumsi atau minum air putih.

Minum Dua Gelas Air Putih saat Berbuka

PuasaKamu wajib meminum dua gelas air putih saat berbuka puasa. Dengan dua gelas air putih ini pada waktu berbuka, sudah mencukupi untuk tubuhmu yang seharian tidak mendapat asupan cairan.

Kamu bisa membagi waktu minum air putih selama berbuka puasa menjadi satu gelas sebelum salat maghrib, dan satu gelas lagi setelah azan maghrib. Dengan begitu sudah cukup untuk mencegah dehidrasi terjadi pada tubuhmu.

Minum Empat Gelas Air Putih pada Malam Hari

Kamu juga dianjurkan untuk mengonsumsi air putih saat malam setelah salat tarawih. Pada malam hari ini, kamu bisa minum air putih dengan jumlah lebih banyak dari berbuka dan sahur, yaitu sebanyak empat gelas.

Usahakan untuk tidak mengonsumsi air putih terlalu berdekatan atau hanya dalam sekali waktu. Dengan begitu tubuhmu bisa lebih mudah dalam memproses makanan dan membuat pencernaan menjadi lebih lancar.

Minum Dua Gelas Air Putih saat Sahur

Minum air putih saat sahur memiliki jumlah yang sama dengan saat berbuka, yaitu dua gelas. Pengaturannya pun hampir sama, kamu sebaiknya meminum satu gelas air putih saat akan makan makanan sahur, dan satu gelas lagi saat waktu imsak hampir datang.

Selain itu, di waktu sahur ini kamu harus sebisa mungkin menghindari teh atau kopi. Hal ini disebabkan karena kandungan kafein pada teh dan kopi dapat mengakibatkan kandungan air di dalam tubuhmu cepat hilang, dan akan menimbulkan rasa haus datang lebih cepat. Dalam konteks minuman, kamu juga harus menghindari minuman manis.

Kamu juga tidak disarankan untuk minum terlalu banyak air, karena hal ini bisa menyebabkan atau mencairkan asam lambung dan menyebabkan kembung dan gangguan pencernaan pada akhirnya.