Sukses

4 Cara Jaga Tubuh Tetap Sehat Usai Terlalu Banyak Makan Kue Manis

Liputan6.com, Jakarta Selain hidangan khas seperti opor, rendang, dan sajian berbahan santan lainnya, kue-kue serta minuman manis yang tersedia saat Lebaran begitu menggoda. Saat itulah penting untuk memerhatikan asupan makanan manis.

Tidak hanya memberikan tambahan kalori, terlalu banyak makan manis akan bikin tubuh bereaksi keras. Anda mungkin akan mengalami sakit perut, gemetar, atau jadi lemas.

Direktur Makanan dan Nutrisi di Cooking Light, Brierlye Horton, MS, RD, menjelaskan, "Ketika Anda makan terlalu banyak gula, tubuh akan memegah gula jadi glukosa, yang kemudian dilepaskan dalam aliran darah. Sebagai respon, tubuh akan melepaskan insulin untuk membantu menurunkan kadar gula darah, dan membantu sel membersihkannya. Sisa gula yang tidak digunakan akan disimpan sebagai lemak."

Makan terlalu banyak makanan manis akan membuat kadar gula darah meningkat, akibatnya Anda jadi lapar dan menginginkan lebih banyak makanan manis.

Melansir Health, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan setelah makan manis terlalu banyak:

 

 

2 dari 3 halaman

Konsumsi protein dan serat

1. Konsumsi protein dan serat

Stabilkan kadar gula darah Anda dengan mengonsumsi protein dan serat. Jika tidak, kadar gula darah akan terus meningkat sehingga Anda akan terus merasa lapar, dan ingin makan lagi.

Pilihan yang bagus adalah apel, telur rebus, atau sayuran.

2. Taklukkan Stres

Delapan puluh persen orang mengatakan, mereka makan lebih banyak makanan manis saat stres. Sebuah studi baru dari University of California, Davis, menemukan, jika wanita yang sedang stres minum minuman manis, kadar stres mereka menurun.

Jadi, menaklukkan stres bisa mengurangi keinginan mengemil makanan manis.

3 dari 3 halaman

Konsumsi probiotik

3. Persiapkan makanan sehat

Makan manis membuat Anda menginginkan makanan yang tidak sehat. Siapkan makanan sehat, agar nanti Anda tidak tergoda untuk mengonsumsi makanan yang tidak baik untuk tubuh.

4. Konsumsi probiotik

Sebuah studi baru dari Oregon State University menunjukkan, bakteri buruk di usus tumbuh subur akibat gula, dan hal ini bisa mempengaruhi fungsi kognitif Anda.

Lai kali, saat Anda kebanyakan makan gula, cobalah untuk minum probiotik atau makan yoghurt yunani untuk menambahkan bakteri baik ke dalam usus.