Sukses

6 Penyebab Sering Meludah Saat Puasa, Bisa Jadi Tanda Penyakit

Liputan6.com, Jakarta Penyebab sering meludah saat puasa tentunya disebabkan karena adanya produksi air liur yang berlebihan. Pada keadaan normal, air liur diproduksi oleh kelenjar saliva yang berfungsi untuk menjaga kesehatan mulut.

Kelenjar saliva ini memproduksi air liur dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti pada saat kamu makan, pada saat kondisi stress, dapat juga diproduksi berlebihan pada saat merasa nyeri atau sakit. Produksi cairan liur yang terlalu berlebihan disebut juga dengan hipersalivasi.

Penyebab sering meludah saat puasa dapat dipengaruhi oleh faktor fisiologis (normal) atau patologis (penyakit tertentu). Bahkan terkadang produksi cairan saliva yang terlalu banyak ini menyebabkan air liur dapat keluar dengan sendirinya tanpa disadari.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (20/5/2020) tentang penyebab sering meludah saat puasa.

2 dari 4 halaman

Penyebab Sering Meludah saat Puasa yang Bukan Tanda Penyakit

Penyebab sering meludah saat puasa bisa beragam. Kadang hal ini merupakan akibat dari kebiasaan ataupun konsumsi makanan. Pada keadaan normal, kelenjar saliva dapat meningkat disebabkan oleh:

- Konsumsi Makanan tertentu

Penyebab sering meludah saat puasa yang pertama adalah mengonsumsi makanan tertentu, misalnya ketika kamu merasakan rasa makanan yang asin. Selain bisa terjadi saat mengonsumsi makanan tertentu, hal ini juga bisa terjadi saat kamu sedang mengunyah permen karet.

- Saat Ketakutan atau Stres

Penyebab sering meludah saat puasa berikutnya adalah ketika kamu sedang mengalami ketakutan atau stres. Bahkan, saat kamu mengonsumsi obat penenang, hal tersebut juga bisa jadi salah satu penyebab meningkatnya produksi air liur dalam mulut.

- Saat Ingin Makan Suatu Makanan

Saat berpuasa terkadang kamu terbayang suatu makanan yang sangat enak dan sangat kamu inginkan. Hal ini dapat menjadi salah satu penyebab sering meludah saat puasa.

Hal ini mungkin tidak jarang terjadi pada saat kamu sedang berpuasa. Secara tidak sadar kelenjar saliva memproduksi air liur berlebihan saat kamu membayangkan makanan atau minuman tertentu yang sangat diinginkan.

Selain itu, sering meludah saat puasa juga bisa terjadi saat kamu sedang mengalami beberapa kondisi seperti, gigi berlubang, sedang hamil, menggunakan gigi palsu, hingga yang juga cukup sering terjadi adalah karena sariawan.

3 dari 4 halaman

Penyebab Sering Meludah saat Puasa Tanda Penyakit

Selain karena beberapa masalah yang tidak terlalu berbahaya seperti di atas, kamu juga bisa mengalami masalah sering meludah saat puasa sebagai tanda suatu penyakit. Produksi air liur berlebihan yang dianggap tidak normal bisa disebabkan oleh:

- Penyakit Tonsilofaringitis

Penyakit Tonsilofarignitis atau yang sering dikenal dengan penyakit radang tenggorokan merupakan salah satu penyebab sering meludah yang tidak normal.

- Penyakit Kelenjar Gondok

Penyakit kelenjar gondok juga merupakan salah satu penyebab sering meludah saat puasa berikutnya. Apabila kamu ingin mengetahui apakah produksi berlebihan air liur karena penyakit gondok, maka harus dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui kadar hormon tiroid. Dalam hal ini kamu perlu menemui dokter untuk mengetahui pemeriksaan apa saja yang perlu dilakukan.

- Faktor Psikologis

Penyebab sering meludah saat puasa juga bisa disebabkan faktor psikologis seseorang. Misalnya, kebiasaan yang tertentu yang telah dilakukan sejak dari kecil atau akibat meniru orang yang hidup di dekat kamu. Hal ini tentu saja harus dikonsultasikan dengan dokter spesialis yang berhubungan dengan perilaku seseorang, misalnya dokter spesialis kejiwaan.

Selain beberapa hal tersebut, penyebab meningkatnya produksi air liur juga bisa disebabkan oleh beberapa masalah kesehatan lainnya seperti refluks asam lambung, infeksi pada rongga mulut, terpapar racun, cedera atau trauma pada rahang, dan infeksi serius, seperti tuberkulosis dan rabies.

4 dari 4 halaman

Akibat Sering Meludah saat Puasa

Akibat dari sering meludah saat puasa karena produksi liur yang berlebihan ini tentunya membuat ibadah puasa kamu tidak nyaman. Hal ini dapat menyebabkan beberapa masalah saat puasa, seperti:

- Bibir kering

- Bau mulut

- Dehidrasi

- Kesulitan berbicara

- Kesulitan dalam merasakan makanan

- Kerusakan hingga infeksi kulit di sekitar rongga mulut

Selain itu, seseorang yang mengalami produksi liur berlebihan ini kemungkinan besar akan menghirup cairan saliva, makanan dan minuman yang dikonsumsi ke dalam paru-paru. Hal ini dapat meningkatkan risiko infeksi pneumonia aspirasi.

Penanganan Produksi Air Liur Berlebihan

Produksi air liur berlebihan akan berhenti dan kembali normal begitu hal yang menyebabkannya yang hilang atau diobati. Penanganan di rumah dapat dilakukan jika tidak ada masalah infeksi serius seperti yang disebabkan peradangan gusi atau iritasi mulut.

Hal tersebut dapat ditangani dengan menjaga kebersihan mulut. Menyikat gigi dengan rutin merupakan salah satu cara mengendalikan produksi air liur berlebihan karena menimbulkan efek mengeringkan mulut. Hal serupa juga dapat ditemukan ketika kamu berkumur dengan menggunakan obat kumur yang mengandung alkohol.

Jika mengalami hal ini terus menerus tak pernah berhenti, sebaiknya kamu segera memeriksakannya ke dokter agar diberikan penanganan yang tepat.