Sukses

Awal Mula Tradisi Pasar Kacang dan Pisang Saat Pertengahan Ramadan di Gorontalo

Liputan6.com, Gorontalo - Warga di Desa Payunga, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo mempunyai tradisi unik saat malam ke 16 Ramadan tiba. Tradisi itu disebut Malam Qunut.

Pelaksanaan Malam Qunut ini ditandai dengan adanya pasar malam di daerah tersebut. Uniknya pasar malam itu didominasi oleh penjual pisang dan kacang

Kegiatan yang dilakukan masyarakat Batudaa ini sebagai bentuk ungkapan syukur mereka telah menyelesaikan ibadah selama separuh bulan Ramadan. Selain itu kegiatan ini merupakan upaya untuk melestarikan tradisi para leluhur masyarakat setempat.

 

Konon katanya pasangan kacang dan pisang ini mengandung filosofi yang kuat untuk di peradaban Gorontalo. Ada beberapa versi mengenai asal mula tradisi Malam Qunut. Sebagian masyarakat menyebutkan, tradisi itu bermula dari kebiasaan masyarakat Batudaa pada malam pertengahan Ramadan yang sering mandi usai salat Tarawih.

Masyarakat di wilayah sekitar Batudaa ikut melaksanakan tradisi serupa, sehingga jumlah warga yang ingin melaksanakan mandi itu semakin banyak. Nah, saat menunggu giliran mandi, sebagian warga menyiapkan camilan berupa kacang dan pisang.

Camilan tersebut rupanya dinikmati warga. Seiring dengan berjalannya waktu, ritual mandi tengah malam itu mulai hilang dan yang bertahan sampai sekarang hanyalah tradisi makan kacang dan pisang. Ini disebabkan para sesepuh saat itu telah wafat dan tidak ada penerusnya.

"Saya tidak tau kenapa setiap tahun ada tradisi pasar pisang dan kacang ini awalnya dari mana, yang jelas sejak dari saya masih kecil tradisi ini sudah memang ada," kata Rahmad Ali.

Ditempat yang sama, salah seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa tradisi Malam Qunut ini mempunyai keberkahan tersendiri, "Selain tempat ini sebagai wisata religi tahunan, makan pisang dan kacang ini ada berkahnya," tandasnya.

Saksikan juga video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Dalam Keadaan Junub Berpuasa, Sah atau Tidak?
Artikel Selanjutnya
Berpuasa Tidak Menghalangi Atlet One Championship untuk Tetap Bugar