Sukses

BERITA TERKINI:JELANG PENGUMUMAN KABINET JOKOWI JILID 2

Tanpa Perlu Aplikasi, Begini Cara Kamu Mencari Arah Kiblat di Smartphone

Liputan6.com, Jakarta - Bertepatan dengan bulan suci Ramadan, tentunya banyak umat Muslim yang memanfaatkan momen tersebut untuk meningkatkan kegiatan ibadahnya.

Salah satu yang kegiatan tersebut adalah semakin rajin menjalankan ibadah salat. Namun, terkadang banyak dari kamu pasti merasa kesulitan untuk mencari arah kiblat saat akan salat.

 

Sering kali, kamu dapat dengan mudah mengetahui arah kiblat saat sedang berada di masjid atau musholla. Namun, ketika berada di tempat yang tak memiliki penunjuk kiblat, tentu cukup sulit untuk mengetahuinya saat akan beribadah selama bulan Ramadan.

Terlebih, jika memang sudah menunjukkan waktu salat. Solusi yang biasanya dilakukan adalah dengan memasang aplikasi penunjuk kiblat di smartphone.

Beruntung, ada cara lain untuk mengetahui arah kiblat tanpa perlu memasang aplikasi mandiri.

Melalui layanan bernama Qibla Finder dari Google, kamu dapat menemukan arah salat langsung cukup melalui peramban internet saja. Penasaran seperti apa caranya, simak artikelnya berikut ini.

 

2 dari 3 halaman

Buka Browser di Smartphone

Qibla Finder. (Liputan6.com/ Yuslianson)

1. Buka situs Qibla Finder melalui peramban internet. Alamat lengkapnya adalah qiblafinder.withgoogle.com.

2. Setelah itu, kamu harus memberikan akses GPS dan kamera untuk mulai menentukan arah kiblat.

 

3 dari 3 halaman

Kalibrasi Kompas

Jemaah bersantai di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (7/5/2019). Umat muslim meningkatkan ibadah pada bulan suci Ramadan dengan membaca Alquran (tadarus), salat berjemaah, berdoa, dan zikir di masjid. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

3. Sebelum menentukan arah kiblat, biasanya kamu diminta untuk melakukan kalibrasi kompas

4. Untuk melakukan kalibrasi, kamu dapat membuat angka delapan atau ikuti perintah yang ditampilkan.

5. Nah, nantinya kamun tinggal mengikuti arahan yang diminta. Pastikan kamu sudah mengarah pada titik putih yang berada di tengah-tengah sebagai penanda paling akurat.

(Ysl/Isk)

Loading
Artikel Selanjutnya
3 Daerah Ini Ingin Gabung ke Jakarta
Artikel Selanjutnya
Menteri Jonan: Permukaan Tanah Jakarta Sudah Turun 40 Meter