Sukses

Ramadan, Telkomsel Optimalisasi Jaringan di Jalan Utama dan Jalur Tol

Liputan6.com, Jakarta - Jalan tol yang merupakan jalur utama yang selalu padat saat mudik juga menjadi fokus pengamanan jaringan Telkomsel. 16 ruas tol utama di Sumatra dan Jawa, termasuk 12 ruas tol baru, sudah dilayani 2.226 BTS, termasuk 666 BTS 4G.

Di jalan utama dan jalan tol Trans Sumatra kekuatan sinyal Telkomsel mencapai 90,34 persen dengan success call mencapai 98.18 persen.

Di jalan utama dan jalan tol Trans Jawa kekuatan sinyal Telkomsel mencapai 98,39 persen dengan success call mencapal 99,39 persen.

Sementara di jalur kereta apl Trans Jawa kekuatan sinyal Telkomsel mencapal 97,01 persen dengan success call mencapal 98.93 persen.

Untuk coverage jalur utama tol Trans Sumatra, tol Trans Jawa dan kereta api Trans Jawa sudah di-cover sinyal Telkomsel secara continues 100 persen.

”Hal ini membuka peluang lebih besar bagi masyarakat yang belum dapat menikmati 4G menjadi menikmati layanan broadband bagus dan berkualitas," kata Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah dalam keterangannya, Selasa (14/5/2019).

 

2 dari 2 halaman

Menggelar Drive Test

Untuk memastikan kenyamanan berkomunikasi pelanggan, Telkomsel telah menggelar drive test rutin di berbagai titik dengan kepadatan trafik komunikasi tertinggi dengan total jarak tempuh lebih dari 12.000 kilometer.

Adapun parameter pengukuran yang digunakan adalah kekuatan daya pancar dan daya terima handset (Coverage), tingkat kesuksesan akses jaringan (Call Setup Success Rate/CSSR), tingkat kontinuitas panggilan (Call Completion Success Rate/CCSR), lamanya waktu pembangunan panggilan (Call Setup Time/CST), kualitas suara (Mean Opinion Score/MOS), dan kecepatan akses data (Data Throughput).

Secara umum drive test yang dilakukan memberikan hasil yang baik, di mana angka rata-rata CSSR 98,8096, CST 6,58 detik, M0523 95,2196, Data Throughput 7.773 kbps (average).

Kenyamanan pelanggan Telkomsel dalam berkomunikasi di periode RAFI 2019 didukung sekitar 200.000 BTS di seluruh Indonesia, termasuk sekitar 70.000 BTS 4G untuk memaksimalkan penggunaan layanan data.

Terlebih Iagi dengan penataan ulang pita frekuensi (refarming) 800 dan 900 Mhz yang menjadikan pita frekuensi radio yang berdampingan (contiguous), sehingga Telkomsel dapat lebih Ieluasa dan fleksibel dalam meningkatkan teknologi seluler yang diimplementasikan.

Loading
Artikel Selanjutnya
Selain Bulan Puasa, Momen Ini Menjadi Berkah Penjual Mobil Bekas
Artikel Selanjutnya
Pelaku Asmara Subuh Mencoreng Kesucian Bulan Ramadan