Sukses

Mutiara Hati: Perjalanan Hidup Manusia Bagaikan Rembulan

Liputan6.com, Jakarta - Rembulan bermula tak nampak, lalu nampak kecil bagaikan sabit, lalu membesar hingga menjadi purnama, lalu mengecil dan akhirnya menghilang dari pandangan. Mengapa demikian? Apa pelajaran yang dapat dipetik dari sana?

Al Qur'an menjawab, itulah waktu-waktu manusia. Demikian perjalanan hidup manusia, dari janin yang tak nampak.

Kemudian bayi, remaja, lalu dewasa dan sempurna umur bagai purnama, lalu melemah menurun dan menurun hingga akhirnya menghilang dari pentas bumi.

Itulah pelajaran dari rembulan yang harus menyadarkan kita semua. Semoga kita semua dapat sadar.