Sukses

Ingin Tetap Hemat di Ramadan dan Lebaran, Ikuti Tips Ini

Liputan6.com, Jakarta - Ramadan menjadi bulan yang ditunggu-tunggu oleh semua insan yang beragama Islam. Selain mendapat pahala yang berkali lipat, bulan ini biasa diakhiri dengan pembagian uang THR atau Tunjangan Hari Raya.

Meski begitu, Anda harus tetap bijak menyiasati anggaran. Kebutuhan yang banyak diiringi dengan melonjaknya harga bahan pangan memaksa Anda harus merogoh kocek untuk pengeluaran ekstra.

Selain kebutuhan bulanan, menjelang hari raya juga ada beberapa pengeluaran lain yang dapat memangkas bujet THR. Mulai dari agenda buka puasa bersama, membeli baju baru dan kue lebaran, sampai dengan menyalami sanak saudara dengan salam tempel.

Kalau tidak dikelola dengan baik, bisa-bisa THR Anda bisa habis tak bersisa! Padahal kalau dimanfaatkan dengan baik, Anda bisa mengalokasikan THR untuk uang muka KPR.

Simak beberapa poin penting untuk menyiasati pengeluaran hari raya dari Rumah.com, Kamis (16/6/2016) berikut ini:

Komitmen Anggaran

Hal pertama yang harus dilakukan untuk menjaga pengeluaran tetap sehat adalah dengan membuat komitmen anggaran yang ketat.

Awali dengan menyisihkan pengeluaran dalam satu bulan. Mulai dari cicilan hutang, belanja bulanan, tagihan listrik, air dan pulsa, sampai dengan ongkos transportasi dalam satu bulan. Nantinya jumlah totalnya akan mengambil porsi gaji bulanan Anda.

Setelah itu buat daftar kebutuhan selama bulan Ramadan hingga Lebaran. Seperti belanja daging, ketupat, kue lebaran, baju baru, dan salam tempel.

Pastikan pengeluaran ini hanya mengambil porsi 30 persen dari uang THR Anda. Terakhir, sisa uang THR ini dapat digunakan untuk uang tabungan keperluan mendesak.

Kurangi Agenda Buka Bersama

Berbuka puasa bersama di luar bisa saja dilakukan. Namun, jika intensitasnya terlalu sering dan mengambil lokasi restoran mewah, anggaran Anda bisa membengkak.

Dengan menghindari berbuka puasa di luar, dapat lebih menghemat pengeluaran Anda. Untuk itu, Anda bisa mulai membatasi agenda buka bersama dengan teman-teman dan memilih untuk memasak di rumah.

Jika terpaksa harus melakukan pertemuan, mengapa tidak mengusulkan untuk menggelar acara buka bersama di rumah Anda? Selain menghemat pengeluaran, Anda juga bisa berkreasi menyajikan kreasi masakan dan kudapan yang lezat dan sehat.

Membuat Kue Lebaran Sendiri

Saat menjelang akhir puasa, umumnya orang-orang sibuk berbelanja aneka kebutuhan lebaran, di antaranya kue-kue lebaran.

Penawaran kue-kue cantik seperti nastar, kastangel, kue salju, dan kue kering pun mulai menggoda Anda dengan harga yang tak bisa dikatakan murah.

Jika Anda punya kreatifitas membuat kue, tentu bisa menghemat lumayan besar. Anda tinggal membeli bahan-bahannya seperti mentega, margarin, telur, terigu, vanili, keju, gula, nanas dan membuatnya di rumah.

Bijak Berbelanja

Sebagian orang tak bisa melepaskan tradisi membeli baju baru menjelang lebaran. Tidak ada salahnya kok, namun Anda harus lebih bijak membeli barang yang dibutuhkan. Jangan mudah tergoda oleh banderol diskon yang ditawarkan oleh department store atau online marketplace.

Fokus pada barang yang ingin dibeli beserta bujet yang telah Anda sepakati. Jika datang ke pusat perbelanjaan, bawalah uang tunai secukupnya agar mengingatkan diri tetap berhemat.

Hemat Salam Tempel

Hal terakhir yang banyak menyedot pengeluaran adalah tradisi memberi sejumlah uang kepada sanak saudara yang belum bekerja atau menikah.

Jika jumlah saudara Anda cukup banyak, buat daftar jumlah beserta anggaran yang Anda mampu keluarkan. Jangan terpaku pada jumlah tinggi karena sama halnya dengan beramal, memberi salam tempel harus didasari oleh keikhlasan.

Untuk itu siapkan amplop salam tempel yang cantik ketika hendak membagikan salam tempel kepada mereka.