Sukses


Rusunawa Pasar Rumput Solusi Pemukiman Padat

Liputan6.com, Jakarta Rusunawa yang merupakan akronim dari rumah susun sederhana adalah program pemerintah untuk mengatasi masalah hunian di kawasan padat penduduk seperti Jakarta. Jadi status huniannya hanya sewa, yang menghuni wajib membayar uang sewa setiap bulannya, dan huniannya tidak bisa jadi hak milik. 

Untuk program hunian vertikal yang satu ini pemerintah bahkan memberikan subsidi khusus sebesar 80% untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) menyediakannya sebanyak 9.430 unit.

Butuh informasi lengkap seputar perkembangan dan potensi kawasan lainnya? Simak info lengkapnya di AreaInsider dari Rumah.com.

Tahun 2019 ini, unit-unit tersebut tersebar di 12 lokasi rusun dengan total 42 tower. Namun menjelang akhir tahun ini hanya tersisa 5 rusun yang masih tersedia. 12 lokasi rusun tersebut antara lain:

2 dari 3 halaman

Rusunawa Pasar Rumput

Nah, dari sekian banyak pilihan rusun yang tersedia, paling menarik adalah Rusunawa Pasar Rumput, Jakarta Selatan. Apa pasal? Karena merupakan Rusunawa pertama yang berdiri di atas pasar sehingga dapat menjadi salah satu solusi keterbatasan lahan hunian di kota besar seperti Jakarta yang kian padat.

Rusunawa Pasar Rumput ini berdiri setinggi 25 lantai, terdiri dari 1.984 unit dan 1.314 kios. Rencannaya mulai dari lantai satu sampai tiga nantinya akan dimanfaatkan sebagai pasar, sedangkan lantai empat ke atas akan dimanfaatkan sebagai hunian sewa.

Tertarik untuk punya hunian di daerah Jakarta Selatan yang didukung fasilitas dan infrastruktur kawasan yang lengkap dan modern? Cek pilihan huniannya di sini!

Rusunawa yang dibangun dengan anggaran Rp961,367 miliar ini merupakan salah satu pilot project pemanfaatan lahan pasar tradisional sekaligus implementasi dari amanat Undang-undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun.

Dengan pembangunan hunian di atas pasar tentunya bukan hanya menghadirkan ruang tempat tinggal yang lebih banyak lagi, tetapi juga sekaligus menjadi upaya untuk memodernisasi pasar tradisional. Mempermudah akses serta meningkatkan perekonomian masyarakat berpenghasilan rendah yang tinggal di perkotaan.

3 dari 3 halaman

Cara Menyewa Rusunawa

Salah satu keunggulan lainnya dari Rusunawa Pasar Rumput ini adalah terintegrasi dengan moda transportasi umum Transjakarta. Bila tak ada halangan, peresmian hunian vertikal sewa tersebut akan dilakukan akhir tahun ini.

Temukan juga beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com.

Dan bagi masyarakat yang berminat untuk menyewa dapat langsung mengajukan permohonan kepada Kepala Unit Pengelola Rumah Susun, dengan melampirkan dokumen-dokumen yang lengkap. Seperti:

  1. Fotokopi KTP, KK, dan NPWP
  2. Telah menikah dan dibuktikan dengan Surat Nikah atau Akta Nikah
  3. PM1 dari kelurahan setempat yang menerangkan pemohon belum memiliki rumah
  4. Slip gaji atau surat keterangan penghasilan bermaterai
  5. Pas foto 3×4 sebanyak 4 lembar dan 4×6 sebanyak 1 lembar
  6. Wajib memiliki rekening Bank DKI

Itulah program hunian sewa yang dikembangkan pemerintah untuk mengatasi masalah hunian di kawasan padat penduduk. Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat Area Insider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah


Loading
Artikel Selanjutnya
Kementerian PUPR Resmikan Rusunawa Sekolah Perikanan di Sorong
Artikel Selanjutnya
Kementerian PUPR Targetkan Rusunawa Paspampres Rampung 2020