Sukses


Timur Siap Berkembang, Pengembang Cari Peluang

Liputan6.com, Jakarta - Pasar properti di Indonesia, khususnya Jakarta, memiliki potensi besar berkembang di tingkat regional. Lantaran, harga sewa perkantoran, apartemen dan kondominium mewah di Jakarta masih lebih murah dibandingkan negara-negara tetangga.

Selain itu, pembangunan infrastruktur transportasi, juga dinilai memiliki andil dalam mendorong pertumbuhan pasar properti.

Anton Sitorus, Director of Research Savills Property Connection Indonesia (PCI) menilai, ke depan potensi ini lebih besar karena rencana pemerintah mempercepat akses infrastruktur Jakarta. Infrastruktur baik, politik stabil, maka dampaknya harga properti dapat meningkat.

Ketahui dinamika pasar properti di Indonesia, termasuk sentimen pasar dari sudut pandang pembeli lewat Rumah.com Property Affordability Sentiment Index!

Salah satu kawasan di Jakarta yang bakal berkembang adalah Jakarta Timur, khususnya seputar Cawang–MT Haryono dan koridor by pass.

Dukungan kelengkapan infrastruktur dan sarana aksesibilitas membuat kawasan ini semakin seksi sebagai lokasi investasi properti.

Potensi Jakarta Timur tidak berbeda jauh dengan daerah lain di Jakarta, hanya kalah image. Tapi justru potensi besarnya sebagai daerah komersial muncul sekarang, ketika lahan lain di Jakarta semakin terbatas dan mahal.

Salah satu contohnya, pasokan apartemen dan ruang ritel di Jakarta Timur masih terbatas. Selanjutnya, pasokan akan tumbuh seiring makin lengkapnya infrastruktur pendukung seperti jalan dan sarana transportasi publik.

Posisi Cawang yang berada di simpul empat ruas tol dan rencana pembangunan Light Rail Transit (LRT) juga diprediksi akan menjadi pemicu perkembangan kawasan komersial disini.

"Jika pembangunan LRT berjalan sesuai rencana, otomatis membuat kawasan bisnis di Jakarta Timur ikut bertumbuh," terang Anton.

(Eits, jangan coba-coba beli rumah di pinggir kota tanpa menyimak ulasan wilayahnya di Area Insider Rumah.com!)

2 dari 2 halaman

Developer Berburu Peluang

Dengan adanya prospek baik ke depan dari pasar properti Jakarta Timur, PT Adhi Commuter Properti yang merupakan anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk, langsung menggarap ruang perkantoran Menara MTH 27 Office Suite setinggi 13 lantai.

Gedung perkantoran tersebut dibangun di kawasan M.T Haryono dengan lahan seluas 4.077 m2. Menurut Amrozi Hamidi, Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti (ACP), kawasan M.T Haryono dipilih lantaran beberapa kelebihan yang dimilikinya.

“Kelebihannya adalah keberadaan jalan tol dalam kota yang melintasi M.T. Haryono dan Gatot Subroto. Akses jalan tol ini sangat strategis sekali menghubungkan Jakarta Timur dan Jakarta Selatan maupun contraflow dengan Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi," katanya.

Ingin tahu apa yang menjadi kebutuhan konsumen properti saat ini? Temukan jawabannya dalam Riset Konsumen Properti di Rumah.com!

"Pasokan properti vertikal, baik hunian maupun komersial masih terbatas. Ke depannya, pasokan akan tumbuh seiring semakin lengkapnya infrastruktur pendukung seperti jalan dan sarana transportasi publik seperti proyek LRT yang segera memasuki tahap penyelesaian,” ia menambahkan.

Proyek ini akan memasuki tahap groundbreaking pada bulan Desember 2018. Sesuai rencana pembangunan yang ada, MTH 27 Office Suite ini akan bisa selesai pembangunannya pada kuartal I tahun 2020.

"Hadirnya LRT diyakini mampu menambah semaraknya properti di sekitaran MT Haryono dan Cawang. Serta bisa memberikan pilihan kepada masyarakat konsumen properti yang tidak hanya bertumpu di CBD Sudirman, Thamrin dan Gatot Subroto saja. Kami cukup surprise, MTH 27 mendapat respon sangat positif dari pasar, terbukti saat ini dari space yang ada, sudah terjual 90%," terang Aan Susanto, Project Director MTH 27.

(Butuh informasi lengkap seputar tata cara mengurus sertifikat tanah? Simak dan temukan jawabannya di Panduan Rumah.com!)

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah


REVIEW PROPERTY

Lihat Semua