Sukses


Berbisnis dari Rumah, Kenapa Tidak?

Liputan6.com, Jakarta – Sekarang ini, banyak orang yang mulai mengembangkan bisnisnya dari rumah. Pertimbangannya biasanya terkait dengan lokasi rumah yang strategis atau sering dilalui orang.

Beberapa contoh usaha yang banyak dipilih orang antara lain toko kelontong, laundry, warung makan, toko baju, praktek jasa hingga cafe.

(Eits, jangan coba-coba beli rumah di pinggir kota tanpa menyimak ulasan wilayahnya di Area Insider Rumah.com!)

Meski bersifat praktis dan bebas biaya sewa, ternyata ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memulai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah alias UMKM di rumah. Simak caranya!

  • Kenali pangsa pasar Anda

Langkah paling penting untuk memulai usaha di rumah adalah, menentukan jenis usahanya dengan melakukan riset yang cukup jeli di sekitar lingkungan perumahan. Kuncinya, ketahui apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Misalnya rumah berlokasi tidak jauh dari sekolah atau kampus, maka bisa mencoba usaha kuliner 'kekinian' atau fotokopi. Sementara jika di sekitar banyak tersebar tempat kos bisa mencoba usaha laundry.

2 dari 3 halaman

Dapatkan pemasok

Apapun jenis usaha yang dipilih, pastikan mampu mendapat supplier yang bisa memasok kebutuhan usaha. Ini bukan soal sepele, karena akan berpengaruh terhadap kelangsungan bisnis. Pertimbangkan harga, ketersediaan, serta kelancaran produksinya.

(Sebelum beli rumah baru, pastikan Anda sudah menyimak ulasan lengkapnya di Review Properti dari Rumah.com)

  • Strategi operasional

Setiap usaha tentu harus ada yang mengelola untuk operasionalnya dan ini butuh biaya. Untuk meminimalkan segala pengeluaran dari usaha yang sedang dirintis, sebaiknya maksimalkan saja segala sumber daya yang ada.

Misalnya memberdayakan anggota keluarga atau ART, tentunya dengan insentif sehingga tidak dianggapnya sebagai beban kerja tambahan.

3 dari 3 halaman

Andalkan Pembukuan Berbasis Apps

Tidak ada seorang pun yang ingin keuangan dari bisnisnya berantakan. Oleh karenanya, bagi pebisnis UMKM disarankan memanfaatkan pembukuan yang rapi di era digital saat ini. Accurate Lite, contohnya.

Ini adalah aplikasi akuntansi besutan anak bangsa yang dapat membantu pembukuan para pemilik bisnis UMKM. Accurate Lite merupakan produk dari CPSSoft, developer perangkat lunak akuntansi Accurate yang sudah eksis sejak tahun 1999.

“Kami selalu yakin bahwa suksesnya sebuah usaha, tidak hanya ditentukan dari seberapa unik usahanya atau seberapa menarik strategi pemasarannya. Tapi juga seberapa rapi pembukuan usahanya,” Ungkap Vikrie Ferdiansyah selaku CMO Accurate.

Tak heran, kehadiran Accurate Lite memang ditunggu para pelaku UMKM di Indonesia. Hal ini terlihat dari jumlah unduhan yang telah mencapai 5.000 kali di Playstore. Aplikasi ini berguna untuk melakukan pencatatan bisnis dan laporan keuangan.

(Mau tahu apa saja dokumen yang harus diurus dalam proses pembelian rumah pertama? Simak selengkapnya di Panduan Rumah.com)

Ada enam fitur utama yang dihadirkan meliputi penjualan, pembelian, biaya, stok, kas/bank, dan laporan. Keenam fitur tersebut tentunya sangat dibutuhkan oleh pebisnis UMKM.

“Kami berharap aplikasi ini mampu menjadi solusi, agar mereka punya pembukuan selayaknya bisnis yang sudaha besar. Sehingga tidak lagi harus melihat tumpukan invoice, faktur, dan mencatat di buku sebesar nampan di atas meja kerja,” lanjutnya.

Uniknya lagi, bagi pelaku UMKM yang sudah memiliki gudang dan cabang di tempat lain, tetap bisa mengecek stok barang secara realtime dan akurat melalui fitur multicabang atau multigudang pada aplikasi.

"Untuk memudahkan input database stok, ada fitur scan barcode yang memungkinkan pengguna untuk mencetak transaksi penjualan secara mudah dan cepat," tukas Vikrie.

Jika Anda merupakan pembeli hunian pertama dan masih ragu dengan rumah tinggal incaran Anda, tanyakan apa saja informasi yang dibutuhkan melalui Tanya Agen.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah


REVIEW PROPERTY

Lihat Semua
Artikel Selanjutnya
Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Berbasis Digital Pada Tahun Depan
Artikel Selanjutnya
UMKM Lokal Ikut Rekonstruksi Rumah Korban Gempa Lombok